Kemenpora Review Anggaran PON XX Papua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
PERTEMUAN | PB PON Papua, KONI Pusat, melakukan pertemuan Menpora. (Foto: Humas PB PON)
PERTEMUAN | PB PON Papua, KONI Pusat, melakukan pertemuan Menpora. (Foto: Humas PB PON)

JAYAPURA | Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia, bakal mereview proposal anggaran yang diserahkan Panitia Besar PON XX Papua untuk dukungan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Oktober tahun 2021 mendatang.

Menurut Chandra selaku Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, proposal anggaran PON yang diserahkan oleh PB PON sebelum diserahkan kepada Kementerian Keuangan terlebih dulu dilakukan review sesuai dengan standar satuan harga.

“Kita semua harapkan PON di Papua berjalan sukses dan menghasilkan prestasi yang terbaik, dan tentu semua didalam pembiayaan terbebas dari resiko hukum dengan menyekapati sebagai dasar dengan standarlisasinya,” ujarnya usai melakukan pertemuan dengan Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda, didampingi Ketua Bidang I Yusuf Yambe Yabdi, Wakil Ketua KONI Pusat, Suwarno dan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Alexander Kapisa, di Kantor Kemenpora, Kamis (18/3/2021).

Senada disampaikan Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno bahwa hasil rapat dengan Kemenpora hari ini (Kamis-red) berjalan dengan baik, karena pembahasan proposal PB PON untuk kepentingan dukungan anggaran dari APBN dalam rangka penyelenggaran PON, prosesnya berjalan baik dan banyak masukan dari KPK, BPKP, Kejagung dan Kemenpora.

Sehingga diharapkannya, Kemenpora bisa secepatnya menyelesaikan Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML), karena SBML ini sebagai dasar untuk mereview usulan anggaran yang diajukan oleh PB PON kepada pemerintah pusat.

“Saya optimis pembahasan anggaran PON ini akan secepatnya selesai, karena kegiatan PB PON kedepan akan semakin padat, waktu pelaksanaan PON tinggal beberapa bulan kedepan,” tuturnya.

Sementara itu, ditambahkan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Alexander Kapisa mengatakan rapat koordinasi terkait anggaran PON yang diusulkan kepada pemerintah pusat, dihadiri tim pendamping dari KPK, Kajagung dan BPKP.

Dalam rapat tersebut, ada beberapa kesepatan yang disepakati, yang terutama adalah proposal anggaran yang diajukan ini harus disesuaikan dengan harga satuan.

Berita Terkait
Baca Juga