Kepala BNPT: Label Teroris untuk KKB karena Punya Senjata Api

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar

TIMIKA | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar membeberkan pelabelan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi Kelompok Separatis Teroris (KST) dan bagaimana penegakan hukumnya.

Boy Rafli menerangkan, secara lembaga, BNPT sendiri bertugas untuk melakukan pencegahan dan melakukan kegiatan yang memungkinkan situasi keberagaman di negara ini menjadi harmonis, penuh toleransi dan hormat menghormati.

“Atas dasar tugas tersebut, maka kami BNPT lebih kepada tataran pencegahan,” kata Komjen Pol Boy Rafli pada saat konferensi pers di Hotel Horison Ultima Timika, Jumat (11/6/2021).

Lanjut dia, terkait dengan pelabelan KKB menjadi KST itu lebih kepada penegakan hukum. Khususnya penegakan atau penerapan hukum positif di Indonesia.

Dimana di Indonesia sudah memiliki Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 15 tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-undang.

Untuk itu, sudah sepatutnya kelompok yang sering memberikan keresahan bahkan menimbulkan korban di Tanah Papua ini disebut teroris.

Rumusan dalam definisi tindak pidana teroris adalah setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, menimbulkan korban yang bersifat massal dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda orang lain, atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap Objek Vital yang Strategis, lingkungan hidup atau Fasilitas Publik atau fasilitas internasional.

“Penyebutan kata teroris ini lebih kepada penerapan hukum yang mana kita sudah memiliki undang-undang teroris. Kata teroris ini diberikan kepada pihak-pihak yang melakukan kekerasan dan keresahan, seperti kita ketahui bersama,” klaim Boy.

Reporter: Mujiono
Editor: Batt
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Klemen Tinal dalam Kenangan
Klemen Tinal dalam Kenangan
Baca Juga