Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika Harap Relawan PON Dapat Jamsostek

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika Verry K Boekan. (Foto: Muji/Seputarpapua)
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika Verry K Boekan. (Foto: Muji/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, Verry Boekan mengharapkan para relawan yang dilibatkan dalam PON XX Papua 2021 mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami itu sangat berharap semua peserta PON itu dilindungi dalam BPJS Ketenagakerjaan. Tapi sejauh ini belum ada,” terang Verry di Kantornya, Senin (6/9/2021).

Dijelaskannya, perihal atlet yang dilibatkan dalam PON XX ini, sudah dijamin dalam MoU yang disepakati oleh KONI Papua dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jayapura.

Sedangkan yang dimaksud Verry dalam hal ini adalah relawan yang dilibatkan dalam PON di Mimika. Sebab kecelakaan yang dialami oleh relawan PON tidak dapat ditanggung oleh Sub PB PON.

“Kita tidak minta-minta. Mungkin dia (relawan) capek kerja dan pulang tengah malam atau kerja sampai pagi mungkin, kena serangan jantung, meninggal misalnya. Tidak ada itu ditanggung oleh PB PON,” ujarnya.

“Kan cuma satu bulan (pelaksanaan). Cuma 16.800 Rupiah (iuran) per bulan,” tambahnya.

Oleh sebabnya, Verry menekankan pentingnya jaminan ketenagakerjaan ini untuk melindungi para relawan yang bekerja di PON XX Papua 2021, khususnya di klaster Mimika.

Untuk saat ini, dijelaskan Verry, pihak BPJS Ketenagakerjaan sedang membangun koordinasi dengan PB PON Sub Mimika. Terutama di bidang sumber daya manusia (SDM).

Meski demikian, dikatakan Verry, belum ada jawaban pasti dari pihak PB PON Sub Mimika, khususnya bidang SDM.

“Tapi belum ada kepastian. Tapi mudah-mudahan dalam satu-dua minggu ini kita bisa lindungi semua teman-teman relawan,” pungkasnya.

reporter : Yonri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.