Kepolisian Mimika akan Periksa Petugas Rumah Sakit Terkait Kasus Pembuangan Bayi

SERAHKAN | Petugas Kepolisian menyerahkan bayi dalam kardus kepada pihak medis di RSMM Caritas untuk ditangani. (Foto: Ist/Seputarpapua)
SERAHKAN | Petugas Kepolisian menyerahkan bayi dalam kardus kepada pihak medis di RSMM Caritas untuk ditangani. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika, Provinsi Papua akan memanggil petugas rumah sakit tempat dimana pelaku pembuang bayi melakukan proses bersalin untuk dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto mengatakan, hingga kini pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku untuk pengembangan kasus.

“Kami masih periksa KN (pelaku laki-laki), sementara untuk CN (pelaku perempuan) masih dirawat karena kondisinya kurang memungkinkan,” kata Kasat di ruang kerjanya, Senin (15/02/2021).

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pendalaman dengan memeriksa petugas di rumah sakit, dimana CA ini melakukan persalinan.

“Dari hasil pengembangan, diketahui bayi perempuan itu dilahirkan di salah satu rumah sakit. Karenanya, kami akan periksa beberapa orang di rumah sakit tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa pasangan muda-mudi ini masuk di rumah sakit tersebut pada 12 Februari 2021, sekitar pukul 12.30 WIT.

IKLAN-TENGAH-berita

Kemudian, keluar dari rumah sakit tersebut pada pukul 18.30 WIT pada hari yang sama.

“Jadi pada saat perempuan ini dibawah ke rumah sakit, usia kehamilan 33 Minggu atau belum waktunya. Proses kehamilan dilakukan normal, tapi bayinya prematur dan beratnya hanya 1,8 kilogram,” jelasnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar