Kepsek di Timika dan Asmat Ikut Pelatihan Belajar Moda Luring dari Kemendikbud

PELATIHAN | Seorang guru mengikuti Diklat di Hotel Horison Ultima Timika, Sabtu (5/12). (Foto: Kristin Rejang/SP)
PELATIHAN | Seorang guru mengikuti Diklat di Hotel Horison Ultima Timika, Sabtu (5/12). (Foto: Kristin Rejang/SP)

TIMIKA | Sejumlah kepala sekolah dari Kabupaten Mimika dan Asmat mengikuti Diklat Penguatan Kepala Sekolah Moda Luar Jaringan (Luring) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kegiatan berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika dibagi dalam tiga sesi yaitu, sesi pertama adalah Pendampingan OJT 1 tanggal 29 November sampai 2 Desember 2020.

Sesi kedua ‘In Service Training’ (IST) tanggal 3 sampai dengan 7 Desember 2020. Sesi ketiga yakni Pendampingan OJT 2 tanggal 17 sampai dengan 19 Desember 2020

“Sasarannya adalah kepala sekolah mulai dari TK hingga SMA/SMK yang sudah menjabat kepala sekolah diangkat 2018 sekitar bulan April atau Mei dan seluruh Indonesia melaksanakan kegiatan yang sama. Untuk wilayah Papua ini ada zona Timika. Zona Timika ini dari Asmat dan Mimika,” jelas Pengajar, Penguatan Diklat Kemendikbud, Nazarudin M.Hum kepada Seputapapua.com, Sabtu (5/12).

Ia menjelaskan, peserta diberikan materi tentang tiga hal, yaitu tugas manajerial, kewirausahaan dan supervisi guru.

“Di sini satu kegiatan namun dibagi tiga sesi, pertama bapak ibu guru ini latihan tentang mengidentifikasi masalah-masalah yang ada di sekolah. Lalu kedua itu dibimbing agar masalah-masalah kepala sekolah dapat diselesaikan,” serunya.

IKLAN-TENGAH-berita

Selain itu ada dua moda yang diajarkan kepada para kepala sekolah )0yakni moda dalam jaringan (Daring) dan Luar Jaringan (Luring).

“Jadi yang kita ajarkan adalah moda Luring kemungkinan ada kepala sekolah yang jaringan internet di daerahnya kurang bagus, selain itu juga kemungkinan juga bapak ibu ini ada sedikit kendala dalam mengoperasikan komputer, sehingga difasilitasi dalam moda luring tatap muka, tetap mengikuti protokol kesehatan karena moda ini berhubungan dengan situasi Covid-19,” serunya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar