Kerja dari Rumah, Hak ASN Pemkab Mimika Tidak Dipotong

Pegawai Pemkab Mimika saat mengikuti apel pagi beberapa waktu yang lalu. (Foto: Anyafatma/SP)
Pegawai Pemkab Mimika saat mengikuti apel pagi beberapa waktu yang lalu. (Foto: Anyafatma/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua memastikan tidak akan memotong hak Aparatur Sipil Negara (ASN) menyusul kebijakan “kerja dari rumah” untuk mencegah penularan virus corona.

Sejak 17 Maret 2020, Pemerintah Kabupaten Mimika telah memberlakukan kerja dari rumah. Kebijakan ini berlaku hingga 6 April 2020 dan akan diperpanjang apabila epidemi virus Corona ini belum juga menurun.

Selama ini, Pemkab Mimika telah menerapkan pemotongan uang lauk pauk (ULP) bagi pegawai yang tidak masuk kantor dan mengikuti apel pagi dan sore.

“Tidak dipotong, mereka tetap terima utuh. Ya itu kan kebijakan Pemerintah pusat bahwa hak-hak dari pada pegawai tetap jalan sebagaimana biasanya,” kata Sekda Mimika Marthen Paiding di Timika, Jumat (27/3).

Kata dia, hal itu dikarenakan para pegawai bukan libur tetapi tetap bekerja dari rumah.

“Walaupun kita tidak tahu apa yang mereka kerjakan dari rumah tapi kan sewaktu-waktu kita akan panggil juga kalau ada keperluan,” jelasnya.

IKLAN-TENGAH-berita

Sementara untuk waktu kerja dari rumah bagi pegawai kata dia akan disesuaikan dengan anjuran dari Pemerintah pusat dan Pemerintah provinsi.

Sebelumnya, Bupati Mimika Eltinus Omaleng telah menetapkan waktu kerja dari rumah hingga tanggal 6 April 2020.

“Kalau kemarin dari bupati kebijakan kerja dari rumah itu sampai tanggal 6, tapi kan pak bupati menyampaikan kita akan lakukan apabila ada kebijakan lain. Kalau memang sampai tanggal tersebut masih belum aman, ya kita perpanjang,” jelas Marthen.

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar