Keroyok Seorang Warga, Polisi Amankan Tiga Pelaku

SIAGA - Anggota kepolisian masih disiagakan di lokasi kejadian. (Foto: Yonri/SP)
SIAGA - Anggota kepolisian masih disiagakan di lokasi kejadian. (Foto: Yonri/SP)

TIMIKA | Kepolisian Resor Mimika mengamankan tiga orang yang diduga menjadi pelaku penganiyaan di Nawaripi, Timika, Papua, Rabu (21/10).

Akibat penganiyaan yang dilakukan para pelaku, seorang warga berinisial DD mengalami luka pada pelipis wajah.

“Terjadi keributan, namun ada korban penganiyaan yang dilakukan oleh tiga orang,” terang Wakapolres Mimika, Kompol I Nyoman Punia di TKP, Rabu.

Wakapolres menjelaskan, kejadian bermula dari kesalahpahaman antar kedua pihak. Pihak pelaku tidak terima dengan teguran korban dan akhirnya terjadi pengeroyokan.

“Baku tegur, negurnya secara kasar akhirnya tidak terima. Akhirnya terjadi benturan fisik, satu lawan tiga. Yang akhirnya meluas, tidak diterima oleh pihak korban. Mereka menanyakan ke sini (rumah belakang) akhirnya terjadi adu mulut pada kedua belah pihak,” terang Wakapolres.

Buntut dari adu mulut tersebut, terjadilah kerumunan massa. Sehingga untuk menghindari adanya bentrokan yang lebih meluas, Kepolisian Resor Mimika yang dipimpin Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata tiba di lokasi kejadian. Satu peleton anggota kepolisian yang terdiri dari 30 anggota Polres Mimika beserta satu regu BKO Brimob Polda Maluku ikut dalam pengamanan tersebut.

IKLAN-TENGAH-berita

Usai mengamankan pelaku ke Mapolres Mimika dan membawa korban ke RSUD Mimika, polisi lalu mengajak dialog tokoh-tokoh masyarakat dan keluarga dari kedua belah pihak yang bertikai.

“Kami melihat di sini ramai sekali, karena respon kita cepat akhirnya tidak meluas. Semuanya sudah kita kumpulkan, Bapak Kapolres langsung turun dan mengumpulkan para tokoh dan mencari solusi damai,” ujar Wakapolres.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar