Kesbangpol Sosialisasi “Menosidakkanda” untuk Memonitor Keaktifan Ormas di Mimika

Suasana kegiatan sosialisasi MenoSidakKanda okeh Kesbangpol. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Suasana kegiatan sosialisasi MenoSidakKanda okeh Kesbangpol. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika menggelar bimbingan teknis aplikasi Manajemen Now Strategis Integrasi Data Berkualitas dalam Mewujudkan Keamanan Daerah (MenoSidakKanda) kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) se-Kabupaten Mimika.

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (15/11/2022) lalu di salah satu hotel yang ada di jalan Yos Sudarso, Timika.

Kepala Kesbangpol Timika, Yas Selamat Purba menjelaskan, MenoSidakKanda merupakan proyek perubahan untuk berfungsi memonitor keaktifan ormas.

Ia mengatakan, selama ini Ormas yang aktif masih pasang surut. Dimana dari 60an ormas yang terdaftar, hanya sekitar 30 Ormas saja yanv aktif.

“Jadi keaktifan ormas ini bergantung dari mereka sendiri, untuk itu langkah kami melalui aplikasi MenoSidakKanda akan digunakan oleh Ormas secara sistim mengimput data. Jadi bukan hanya Kesbangpol saja yang aktif tapi mereka juga aktif sehingga melalui sistem yang sudah terbangun ini, maka kita sama-sama saling melihat program apa yang mereka lakukan,” kata Yan ketika diwawancarai, Selasa (15/11/2022).

Dijelaskan lagi, dengan sistem tersebut pihaknya akan lebih mudah memonitor program kerja yang dilaksanakan oleh Ormas.

Dengan sistem yang sudah dibangun tersebut, tentu kata Yan, dapat mendongkrak keaktifan ormas yang menurutnya hanya aktif pada momen tertentu saja.

Ini juga untuk mencegah adanya sistem dualisme ormas.

“Diharapkan dengan adanya aplikasi ini tidak ada lagi dualisme ormas, karena kalau sudah ada satu yang lain mau masuk sudah tidak bisa,” ujarnya.

Sementara itu, Plh Assisten 1 Setda Mimika Petrus Lewa Koten saat membacakan sambutan bupati dalam acara pembukaan, mengatakan banyaknya ormas yang muncul bahkan terjadi dualisme, ini menjadi suatu catatan bagi Kesbangpol.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, pengelolaan ormas dapat berjalan secara terorganisir dan berkesinambungan di Mimika dan menjaga keutuhan NKRI.

“Kita semua berkewajiban menjaga dan pelihara stabilitas aman dan tertib serta bermoral beretika sebagai aspek penting dalam mendukung roda pemerintahan dan pembinaan masyarakat khususnya Ormas” katanya.

Ia juga mengatakan, dualisme ormas menjadi catatan bagi kesbangpol untuk pengawasan struktur Ormas harus jelas.

“Perlu ada suatu kontrol dan pengawasan yang jelas dan ketat sehingga jangan memunculkan dualisme,” ujarnya.

Ia juga berharap Ormas yang sudah terbentuk harus bisa menunjukkan eksistensinya.

“Jangan muncul lalu hilang, jangan gaung politik mulai terdengar baru muncul, namanya Ormas harus tetap eksis jangan timbul tenggelam. Harus eksis,” ungkapnya.

Selain itu, pendaftaran Ormas juga kata Petrus tidak lagi memberatkan organisasi sebab saat ini sudah mulai tertib dengan sistem online yang penting memenuhi syarat yang diamanatkan.

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.