Ketua NPC Indonesia: Peparnas XVI, Ajang Pertunjukan Jati Diri dalam ‘Kecantikan’ Papua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun memberikan pidato pada Malam Baku Dapa di Gedung Negara Provinsi Papua, Jayapura, Kamis (4/11/2021). (Foto: Yonri Revolt/Seputarpapua)
Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun memberikan pidato pada Malam Baku Dapa di Gedung Negara Provinsi Papua, Jayapura, Kamis (4/11/2021). (Foto: Yonri Revolt/Seputarpapua)

JAYAPURA | Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun menyerukan semangat bertanding dan menjalin kekerabatan dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua.

Dalam pidatonya di ‘Malam Baku Dapa’, Gedung Negara Provinsi Papua, Jayapura, Kamis (4/11/2021) malam, Senny menekankan pentingnya menjalin silaturahmi meski harus berkompetisi di ajang Nasional ini.

“Setelah pembukaan, kita akan bertanding. Kita akan curahkan kemampuan yang kita asah selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun,” kata Senny.

Menurut Senny, Peparnas XVI merupakan wadah yang tepat untuk menunjukkan jati diri para atlet disabilitas.

“Di sini tempat kita menunjukkan siapa kita. Apa yang bisa kita lakukan untuk ini di Papua yang indah ini. Elok, sangat, Papua ini,” seru Senny.

Selama ini, kata Senny, banyak orang yang tidak mengenal Papua secara dekat. Namun dengan hadirnya para atlet dan tamu di Papua, saatnya melihat Papua secara dekat.

Papua yang ramah dan kaya akan budaya serta keindahan alam menurutnya merupakan filosofi yang harus dipegang para atlet yang akan turun laga.

Baca Juga:

“Saat ini kita di Papua. Sangat indah, sangat cantik. Kita akan bangga memilih Papua. Kata Pak Gubernur tadi, matahari terbit dari timur. Jadi kalau tidak ada Papua, matahari nggak terbit,” kata Senny.

Peparnas XVI sebagai ajang kompetisi dan wadah silaturahmi antar sesama pecinta olahraga, bagi Senny, tidak boleh disia-siakan.

“Besok kita akan bertanding. Nyatakan bahwa jika kau bisa juara umum, jadilah juara umum. Kalau tidak, jangan putus asa. Biasa-biasa aja. Ulang lagi, empat tahun depan kan ada di Sumatera (Aceh), nah di situ (balas) dendam,” kata Senny menyemangati para atlet.

Reporter: Yonri
Editor: Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Baca Juga