Ketua Pertina Papua Resmi Membubarkan Panpel Pertina PON XX

Ketua Pertina Papua, Ricky Ham Pagawak (kanan) bersama para atlet tinju peraih medali di PON XX Papua. (Foto: Adi/Seputarpapua)
Ketua Pertina Papua, Ricky Ham Pagawak (kanan) bersama para atlet tinju peraih medali di PON XX Papua. (Foto: Adi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Papua, Ricky Ham Pagawak resmi membubarkan panitia pelaksana Pertina Papua Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di kawasan rekreasi pantai Holtekam, kota Jayapura, Sabtu (23/10).

Ketua Pertina Papua Ricky Ham Pagawak menyampaikan terima kasih kepada semua pengurus yang terlibat pada PON XX khususnya di cabang olahraga tinju.

“Saya ucapkan terima kasih bagi semua pengurus dan relawan yang sudah bekerja selama PON berlangsung di Papua,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang kerap disapa RHP itu mengalungkan medali kepada atlet peraih emas dan perunggu.

RHP menjelaskan dalam waktu dekat pihaknya akan mengunjungi semua sasana yang berlokasi di Kabupaten dan kota Jayapura. Hal itu guna memantau langsung proses pelatihan atlet di sasana tersebut.

“Tujuannya untuk melihat persiapan atlet tinju bagaimana dalam waktu dekat akan diadakan event tinju di kota Jayapura dimana dari hasil event ini atlet terbaik akan disaring untuk kesiapan mengikuti piala wakil presiden di kota Jayapura,”

Terkait itu, RHP sudah melakukan koordinasi dengan wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk penyelenggraan event tersebut.

“Bapak Wapres Ma’ruf Amin telah menyetujui untuk pelaksanaan event di kota Jayapura,” pungkasnya.

Ia berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan altet tinju Papua dapat meraih prestasi yang membanggakan.

reporter : Adi
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.