Kiat Mengatur Keuangan Ditengah Pendemi Covid-19, Tunda Keinginan

Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA | Pandemi virus corona yang mengubah kehidupan sebagian besar masyarakat di Indonesia turut berdampak pada kondisi ekonomi.

Ada orang-orang yang masih mendapatkan gaji dengan besaran normal di tengah krisis, tapi ada pula yang pemasukannya berkurang drastis karena pekerjaan tertunda akibat pembatasan sosial yang membuat pola hidup akhir-akhir ini berubah.

Perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie dalam video live di Instagram bersama psikolog Analisa Widyaningrum, Selasa (25/3), memberikan kiat-kiat mengatur keuangan di tengah pandemi COVID-19.

Menurut Prita, pandemi COVID-19 berdampak besar bagi mereka yang penghasilannya terhalang akibat pembatasan sosial, misalnya dokter yang mengandalkan pemasukan dari praktik atau pemilik restoran yang sepi pengunjung karena orang berdiam diri di rumah.

Hal penting yang harus dilakukan adalah mengevaluasi penghasilan yang didapat selama wabah virus corona masih tersebar. Catatlah besaran penghasilan yang didapat secara rapi.

Pekerja lepas bisa mengevaluasi aset yang mereka punya dalam bentuk uang hingga perhiasan emas. Hitung juga pemasukan dari proyek-proyek yang sudah dikerjakan.

Kemudian, buat hitung pengeluaran apa saja selama tiga bulan ke depan.

“Ada pengeluaran wajib, ada pengeluaran kebutuhan,” kata Prita.

Prev1 of 3

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar