Kisah Marselinus Ola Attanila, Nakes yang Selamat Dari Aksi Kejam KKB, Nekat Lompat ke Jurang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Marselinus O. Attanila (tengah) saat diwawancarai di Lapangan Kodam XVII Cenderawsih. (Foto: Adi/Seputarpapua)
Marselinus O. Attanila (tengah) saat diwawancarai di Lapangan Kodam XVII Cenderawsih. (Foto: Adi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Hari Senin 13 September 2021, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyerangan terhadap TNI-Polri dan tenaga kesehatan (Nakes) di Distrik Kiriwok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

KKB secara membrutal membakar Puskesmas dan fasilitas pemerintah lainnya. Bahkan dengan kebiadaban, mereka membunuh tenaga kesehatan yang telah mengabdi selama puluhan tahun di daerah itu.

Marselinus Ola Attanila, salah satu Nakes yang lolos menceritkan kejadian hari itu. Berawal pada pukul 07.00 WIT, ia mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan terjadi penyerangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berhadapan dengan pihak TNI – Polri.

Namun, dirinya bersama rekan-rekan yang lain diminta untuk bisa membackup apabila terjadi penyerangan terhadap TNI -Polri oleh KKB. Apabila dalam penyerangan tersebut ada korban maka tenaga kesehatan bisa mengantisipasi.

“Kami Nakes sendiri mengambil langkah bijak untuk tetap tenang di dalam barak medis dan stanby di Puskesmas sehingga apabila terjadi penyerangan dan ada korban kami sebagai Nakes bisa mengantisipasi kejadian itu,” katanya, di Jayapura, Jumat (17/9).

Kata Marselinus, bunyi letusan tembakan pertama kali di atas pos Pamtas sekitar pukul 09.00 WIT, setelah itu semua berbanding terbalik, tadinya mereka (Nakes) berpikir bahwa tetap tenang dan diam di dalam rumah, namun selang bebarap menit kemudian, KKB mulai menghancurkan Puskesmas dengan memukul kaca dan menyiram bensin lalu membakar puskesmas.

Tak puas, jelas Marselinus, pada pukul 09.07 WIT, KKB bergeser menuju ke barak dokter yang terletak dekat Puskesmas. Dalam barak itu ada lima orang Nakes.

“KKB melakukan penyerangan yang sama memukul kaca kaca jendela kemudian menyiram bensin di sekeliling barak dokter itu kemudian dilakukan pembakaran,” jelasnya.

Reporter: Adi
Editor: Mish
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Baca Juga