Kisah Orang Tua Mendampingi Anak Belajar di Rumah Selama Pandemi Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BELAJAR - Kannaya saat belajar dari rumah. (Foto: Ist/SeputarPapua)
BELAJAR – Kannaya saat belajar dari rumah. (Foto: Ist/SeputarPapua)

TIMIKA | “Hairul, Fachri sini sudah belajar, mau dikumpul itu tugas-tugasmu,” begitulah ketika Wa Nia, seorang ibu rumah tangga di Kota Timika, Papua memanggil anak-anaknya untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah selama belajar dari rumah.

Sejak bulan Maret tahun 2020 lalu siswa-siswi mulai tingkat TK hingga SMA di Kota Timika, Papua melakukan proses belajar dari rumah akibat Pandemi virus Corona.

Belajar dari rumah otomatis membuat orang tua harus menyediakan peralatan mulai dari telepon pintar, leptop dan tentu waktu dan perhatian ekstra untuk mendampingi anak-anaknya belajar.

Inilah yang merepotkan, terutama orang tua yang gaptek maupun orang tua yang sibuk bekerja.

Seperti halnya Wa Nia, Ia harus bekerja ekstra mendampingi dua anaknya belajar dan juga mengurus tiga anak lainnya yang masih balita.

Kedua anak laki-lakinya yang sudah bersekolah masing-masing Fahri kelas 5 dan Hairul kelas 4 pada salah satu SD Negeri di Timika.

“Sa ingin itu masuk sekolah sudah. Karena anak-anak bandel tidak mau belajar, susah diajak belajar,” katanya.

Wa Nia yang setiap hari bekerja mengurus rumah tangga ini mengaku repot karena harus mengajari anak-anaknya belajar.

Berita Terkait
Baca Juga