seputarpapua.com

KKB Kembali Bakar Rumah Warga dan Fasilitas Pendidikan di Beoga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Salah satu rumah warga yang dibakar di Beoga, Kabupaten Puncak, pekan lalu. (Foto: HO/Antara)
Salah satu rumah warga yang dibakar di Beoga, Kabupaten Puncak, pekan lalu. (Foto: HO/Antara)

TIMIKA | Kelompok Kriminal Bersenjata dilaporkan kembali membakar rumah penduduk dan fasilitas pendidikan di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Aksi pembakaran pada Sabtu (17/4/2021) sekitar pukul 09.30 WIT menyasar rumah warga lokal Ener Tinal yang juga dikenal sebagai seorang kepala suku.

Sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) tersebut juga membakar perumahan guru. Mereka sempat menyulut api ke gedung SD Dambet namun dihalau warga sehingga hanya menghanguskan daun pintu.

“Gedung SD Dambet tidak sempat terbakar karena warga sempat menghalau dan memadamkan apinya sehingga hanya pintu yang terbakar,” kata Kapolsek Beoga, Ipda Ali Akbar, seperti dilansir Kantor Berita ANTARA.

Aparat keamanan gabungan TNI/Polri yang merespon kejadian itu sempat mendapat gangguan tembakan oleh KKB ketika menuju lokasi pembakaran rumah warga dan SD Dambet.

“Tidak ada korban jiwa. Jarak ke kampung Dambet sekitar tiga kilometer dari Beoga dengan berjalan kaki,” kata Ipda Ali Akbar.

Satgas Nemangkawi – gabungan TNI/Polri sebelumnya telah menguasai Milawak, ibu kota Distrik Beoga. Namun, KKB rupanya belum meninggalkan wilayah itu. Mereka bergeser ke wilayah perkampungan Beoga.

“Puji syukur situasi kamtibmas masyarakat Beoga berangsur kondusif, beberapa titik di wilayah Beoga TNI-Polri telah kuasai,” kata Kepala Operasi (Kaops) Nemangkawi Polri, Brigjen Pol Roycke Harry Langie, Kamis (15/4) lalu.

Berita Terkait
Baca Juga