KKP dan Bea Cukai Timika Bahas Ekspor Ikan Bawal dan Kembung

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ikan kembung atau secara lokal disebut ikan lema.(Foto: Saldi/Seputarpapua)
Ikan kembung atau secara lokal disebut ikan lema.(Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Kantor Bea Cukai Timika melakukan koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membahas ekspor perikanan di Kabupaten Mimika di Kantor Bea Cukai Timika, Selasa (6/4/2021).

Tidak hanya dengan KKP yang dihadiri Prayudi Budi Utomo, pertemuan ini juga dihadiri pemilik CV Seafood Sejahtera Papua sebagai salah satu eksportir perikanan dan pemilik Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL).

Salah satu yang dibahas ialah meningkatkan percepatan ekspor perikanan langsung dari Kabupaten Mimika.

Kepala Bea Cukai Timika, I Made Aryana menjelaskan, perusahaan eksportir mengeluhkan mekanisme ekspor yang kurang menguntungkan pihak eksportir.

Untuk itu dilakukan koordinasi untuk mendorong aktivitas ekspor perikanan dengan tetap memberikan untung kepada eksportir di Kabupaten Mimika.

Lanjutnya, PT SSP berencana mengekspor ikan bawal ke China dan ikan kembung atau secara lokal dikenal dengan sebutan ikan lema ke Bangkok dengan bobot lebih dari 24 ton.

“Bapak Dedi selaku pemilik CV. SSP berencana untuk ekspor ikan Bawal ke China dan ikan Lema ke Bangkok dengan bobot sekitar 24 Ton lebih,” katanya dalam rilis yang diterima Jurnalis Seputarpapua.com, Selasa (6/4/2021).

Untuk ekspor tersebut masih menunggu komitmen dari KKP dan juga pemilik kapal, dimana ada Perda yang mengatur 20 persen dari hasil tangkapan harus dijual lokal.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti