KONI Papua Pertimbangkan Program ‘Try Out’ di Tengah Pandemi Covid-19

LATIHAN | Cabor Futsal saat menjalani latihan. (Foto: Vidi)
LATIHAN | Cabor Futsal saat menjalani latihan. (Foto: Vidi)

JAYAPURA | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua tampaknya tak mau gegabah mengizinkan para atletnya untuk melakukan program try out di masa situasi pandem Covid-19.

Padahal, hampir seluruh cabang olahraga sangat menginginkan untuk lakukan try out guna menambah jam tanding, maupun mengukur kemampuan atlet selama menjalani pemusatan latihan (TC) terpusat.

“Program try out itu memang harus ada, dan itu penting dilakukan, tapi kembali lagi kita melihat kondisi dan situasi karena masih pandemi Covid-19. Kita akan pertimbangan, apa perlu try out dilakukan atau tidak, ini juga demi keselamatan atlet jadi kita sesuaikan dengan situasi saat ini,” jelas Sekretaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya, Kamis (28/1/2021).

Kendati try out sangat penting bagi atlet, pihaknya mengungkapkan bahwa saat ini para atletnya selama menjalani latihan berjalan dengan progresif, karena TC yang dilakukan terus dipantau perkembangannya.

Sampai saat ini, dijelaskan Kenius, persiapan para atlet masih terus berjalan progresif, setelah cukup lama menjalani pemusatan latihan (TC).

“Waktu yang cukup panjang TC dan kita sadari atlet kita pasti mengalami kejenuhan karena tidak ada uji tanding, try out karena pandemi. Tapi kita terus melakukan strategi-strategi agar bagaimana supaya atlet kita itu tidak jenuh, karena tinggal beberapa waktu lagi menuju PON,” ungkapnya.

IKLAN-TENGAH-berita

Oleh karena itu, pihaknya meminta atlet untuk tetap semangat dan memotivasi diri agar selalu dalam performa yang prima.

“Mudah-mudahan pandemi ini bisa berkurang ataupun berakhir agar atlet kita bisa keluar melakukan try out. Sekarang kita mau berangkatkan mereka, namun takutnya beresiko juga. Tapi kita Papua harus siap untuk kesiapan Papua,” tuturnya.

Sementara itu, ditempat berbeda Ketua Harian Persatuan Ckricket Indonesia (PCI) Papua, Idris Salama, sangat berkeinginan agar timnya bisa melakukan try out di pulau Jawa, setelah menjalani program latihan yang cukup lama di pulau Bali.

“Ada turnamen Kartini Cup dan rencananya sebelum pulang ke Papua, atlet ini harus try out dulu ke Jawa. Karena itu, kita akan koordinasikan dengan KONI dan kriket pusat, karena perkembangan kriket Papua menjadi perhatian, meski dilihat lagi dari pandemi ini,” pungkasnya.

 

Reporter: Vidi
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar