seputarpapua.com

KONI Papua Sarankan Manajemen Persipura Selayaknya Tim Profesional

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua memberikan alasan bahwa tidak mengizinkan pemakaian Stadion Mandala, Kota Jayapura bagi Boaz Solossa dan kolega bermain pada kompetisi piala AFC Cup 2021.

Sekretaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya mengatakan, alasannya karena pertimbangan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX merupakan sebuah masa depan dalam mempersiapkan atlet-atlet Papua menuju event berskala Internasional.

“Yang jelas kita belum memastikan terkait jadwal dari pertandingan AFC itu sendiri. Perlu diingat ada event besar yang dilaksanakan di Papua itu tidak akan terulang kembali, sehingga semua masyarakat Papua ingin bagaimana anak-anak Papua ini bisa berprestasi nantinya,” kata Sekretaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya di Jayapura, Rabu (29/04/2021).

Menurut Kenius, PON salah satu event bergengsi di republik ini, sehingga jangan melihat PON sebelah mata.

Atlet yang dibina saat ini bukan hanya kepentingan PON, tapi masa depan mereka untuk event bergengsi lainnya, seperti Asian Games, Sea Games dan Olimpiade.

Pembinaan yang sedang dilakukan oleh KONI Papua untuk masa depan prestasi generasi anak Papua. “Jadi kalau ada kepentingan Persipura dan KONI atau pemerintah, jangan dibenturkan ke publik, itu garis bawahi,” ujarnya.

Kenius menyarakan agar manajemen Persipura selayaknya dapat bersikap profesional dengan melakukan komunikasi dan koordinasi secara langsung.

“Manajemen Persipura harus datang bicara, bukan hanya surat biasa. Datang bicara baik-baik, bahwa AFC akan lakukan pertandingan beberapa kali atau gunakan fasilitas harus disampaikan tertulis dan baik, tapi ini tidak seperti itu,” ungkapnya.

Reporter: Vidi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga