KONI Papua Tanggapi Wacana PON XX Tanpa Penonton

Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya
Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya

JAYAPURA | Adanya wacana kemungkinan untuk pelaksaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX bakal dilakukan tanpa penonton seperti yang terucap dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman beberapa waktu lalu, mendapatkan tanggapan dari Sekretaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya.

Menurut Kenius, dengan adanya supporter atau penonton sangat membangkitkan spirit dan semangat juang atlet dalam mencapai sebuah prestasi juara.

“PON kali ini sedikit berbeda karena berada di tengah pandemi. Saya tidak tahu apakah nanti penyelenggara akan mengizinkan adanya penonton atau tidak, padahal kehadiran penonton itu sangat penting untuk memberikan semangat kepada atlet-atlet kita yang bertanding,” ujar Kenius, Senin (25/1/2021).

Oleh karena adanya wacana itu, Kenius menghimbau para atletnya yang sedang berlatih pemusatan latihan (TC) untuk dapat meningkatkan mental juara pada diri sendiri, meski apapun yang akan terjadi pada saat PON XX nantinya.

“Kalau kemudian digelar tanpa penonton, atlet kita itu harus menyiapkan diri dengan baik menjadi juara. Karena di semua cabang olahraga dan atlet yang berlatih memiliki peluang yang sama, walaupun kita sudah ada bayangan siapa yang akan mendapatkan medali emas,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengatakan, adanya pandemi tentu berbagai strategi dilakukan, salah satunya tanpa adanya penonton ketika digelarnya PON XX Papua.

IKLAN-TENGAH-berita

“Saya berpendapat bahwa dalam kondisi Covid-19 seperti ini kita harus tetap optimis PON tetap berlangsung, namun dengan selalu bekerja sama dengan pimpinan cabor, kemenpora dan lainnya bisa mencari ruang agar bisa melakukan aktivitasnya,” ujarnya.

Sebab menurutnya, PON merupakan event olahraga yang menjadi tolak ukur pembinaan prestasi olahraga di daerah Indonesia dilakukan.

“KONI nantinya akan memberikan rujukan untuk mengusulkan kepada pemerintah, pertimbangan yang kita ambil tentunya semasa Januari ini sampai Agustus, seperti event-event yang berlangsung di luar negeri,” tuturnya.

“Pertama PON akan tetap dilaksanakan tepat waktu, PON akan bisa digelar sesuai dengan rencana semula apabila kondisi pandemi Covid-19 semakin hari semakin baik. Tetapi kita juga mempersiapkan sekenario lainnya, tanpa kehadiran penonton yang banyak, jika kondisi penyebaran Covid-19, semakin buruk tidak menutup kemungkinan penundaan PON Papua dapat kembali dilakukan,” pungkasnya.

 

Reporter: Vidi
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar