KONI Pusat: Sebelum CdM Meeting, THB PON XX Papua Harus Diselesaikan

Foto bersama KONI Papua, KONI Pusat, PB PON dan Teknikal Delegate. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Foto bersama KONI Papua, KONI Pusat, PB PON dan Teknikal Delegate. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Panitia Besar (PB) PON XX Papua menggelar rapat verifikasi teknis pertandingan cabang olahraga dan penyusunan teknikal handbook.

Rapat diikuti delegate cabang olahraga berlangsung selama lima hari.

Rapat itu dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XX Papua, Mayjen TNI (Purn) Suwarno dan Sekretaris Umum PON XX Papua Elia Loupatty, Minggu (14/02/2021).

Suwarno meminta teknikal delegate cabang olahraga bersama tuan rumah segera menyelesaikan teknikal handbook yang menjadi pekerjaan bagi bidang-bidang PB PON XX Papua lainnya. Apalagi dibulan Maret tahun ini akan digelarnya Chef de Massion Meeting (CdM).

“Buku panduan pertandingan THB ini harus selesai, sehingga bidang-bidang bias finalisasi pekerjaan baik yang menjadi prioritas bidang akomodasi, transportasi, konsumsi, dan keamanan serta upacara. Itu tugas TD cabor untuk selesaikan semuanya,” kata Suwarno yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat.

Kata Suwarno, penyelesaian handbook harus diselesaikan karena berkaitan dengan jadwal pertandingan, penyusunan panitia maupun penyesuaian-penyesuaian dari dampak pandemic covid-19 dan pembatasan waktu pertandingan yang diterapkan pemerintah Provinsi Papua.

IKLAN-TENGAH-berita

“Penyusunan panitia ini tugas tanggung jawab TD, karena kalau panitianya tidak benar nanti tidak bias jalan. Jangan sampai meninggalkan personel inti adalah wasit, juri, manajer venue itu tidak akan jalan. Kalau ada dari Papua itu harus disiapkan, harus disadari dengan penuhi juga kualifikasi yang diperlukan,” jelasnya.

Selain itu, tidak ada lagi penambahan cabang olahraga baru yang dipertandingkan pada PON Papua, pasalnya jika ada penambahan tentu sangat memberatkan tuan rumah Papua.

“Kemudian kalau ada cabor lain, justru sangat berat dalam pengiriman kontingen. Kita focus untuk 37 cabang olahraga yang sekarang ini, tidak ada penambahan lagi,” pungkasnya.

 

Reporter: Vidi
Editor: Misba

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar