Konsekuensi Pemekaran 3 Provinsi Baru di Papua, akan Ada Penambahan Anggota DPR

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia. (Foto: DPR RI)
Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia. (Foto: DPR RI)

TIMIKA | Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menjelaskan sejumlah dampak yang timbul akibat pemekaran di Papua, salah satunya penambahan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
 
“Dalam UU itu pasti kan ada konsekuensinya. Begitu ada penambahan provinsi baru, tentu nanti ada keterwakilan dari daerah itu,” ujar Doli kepada wartawan di Jakarta Utara, Rabu (29/6/2022) dikutip dari www.dpr.go.id.

Artinya, lanjut Doli, dengan penambahan provinsi di Papua, maka pasti akan ada penambahan anggota DPR.

Jika sebelumnya Papua hanya satu daerah pemilihan kalau nanti jadi empat provinsi, maka minimal ada empat daerah pemilihan. Tentu ini juga akan merubah jumlah anggota DPR RI.

Begitu pun dengan jumlah anggota DPD di Papua yang saat ini ada empat orang. Usai pemekaran, maka anggota DPD di Papua akan bertambah menjadi 16 orang.

Karena ditambah Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Selatan, dan Provinsi Papua Pegunungan, yang masing-masing Provinsinya diwakili oleh 4 orang anggota DPD.

Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini menambahkan bahwa dalam Tiga UU terkait Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua tersebut, juga akan ditambahkan khusus satu pasal yang menjadi entry point untuk merevisi UU Pemilu.

“Kita akan ada pembicaraan khusus DPR RI khususnya Komisi II dengan pemerintah terkait rencana Revisi tersebut (UU Pemilu -red), akan diambil siapa mengenai inisiatifnya, kedua, apakah nanti bentuknya revisi atau cukup dengan peraturan pengganti undang-undang,” ungkap Doli.

Adapun Ketiga UU Terkait DOB yang akan disahkan Kamis (30/6), yaitu UU tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah, RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Selatan, dan RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Pegunungan.

reporter : Anya Fatma

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.