Kontingen Pesparawi PSDC dari Papua Merasa Ditelantarkan di Jogja, Ini Tanggapan LPPD Mimika

Kontingen PSDC saat tampil di Jogja
Kontingen PSDC saat tampil di Jogja. Foto: Istimewa

Kemudian untuk tempat tinggal selama mereka keluar dari hotel dan menunggu kepulangan kata Jhon sudah ditanggulangi juga oleh LPPD Mimika bersama Provinsi.

“Sudah ditanggulangi juga oleh ibu bendahara Pesparawi Timika bersama dengan LPPD Papua. Jadi apa yang mereka bicara itu bohong,” kata Jhon.

“tu adalah inisiatif mereka mau tinggal disana, LPPD Provinsi maupun saya sebagai LPPD Kabupaten Mimika tidak mengijinkan tinggal lebih lama tapi mereka sudah lebih dulu mengundurkan tiket pesawat sehingga kita mau merubah tiket lagi kedepan tidak bisa bayarnya mahal kalau mau ubah soalnya ini 30 orang,” lanjutnya.

Kemudian mengenai pelatih yang datang ke Timika itu di SK-kan oleh LPPD Provinsi Papua sehingga itu menjadi tanggung jawab dari LPPD Papua.

Terkait dengan uang sakut, ia sempat berbicara dengan LPPD Provinsi Papua.

“Artinya begini, kalau saat ini mereka (LPPD Provinsi) belum siap untuk memberikan kepada mereka, bisakah nanti mereka selesai kegiatan semua sesudah itu ketika mereka sudah punya anggaran bisa diberikan kepada tim. Sehingga saya bilang ke LPPD Provinsi Papua, mereka juga manusia mereka pasti tau apa yang dialami oleh kontingen. Adik-adik bisa paham dan bisa berbicara baik dengan LPPD Provinsi Papua supaya semua itu bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Sehingga menurutnya, tidak ada lagi yang perlu diragukan semua sudah diberikan yang terbaik untuk para peserta.

Ia pun menyayangkan ada bahasa yang mengatakan Wakil Bupati, John Rettob saat hadir tidak melakukan apa-apa. Namun Jhon Matulessy mengatakan Wabup hadir dan merasa semua berjalan normal sebab para kontingen adalah tanggung jawab dari LPPD Provinsi.

“Semua berjalan dengan normal. LPPD Provinsi dan Timika, tidak menutup mata semua. Kami sudah tanggung jawab bahkan ada yang bawa anak tidak bisa naik pesawat saya bilang bendahara kirim uang untuk anak itu bisa berangkat pulang jadi apa yang kurang dari kami,” pungkasnya.

penulis : Kristin Rejang
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan