Korban Pengeroyokan di Jalur 5 Jalan Pendidikan Meninggal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Ilustrasi
Ilustrasi

TIMIKA | Kasus pengeroyokan yang terjadi di jalur 5 jalan Pendidikan, Mimika, Papua pada hari Rabu, 22 Desember 2021, menyebabkan satu dari dua orang korban meninggal dunia pada Minggu, 26 Desember 2021 di RSUD Mimika.

Kasus ini sendiri, kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar, sudah ditangani pihaknya untuk mengungkap para pelaku pengeroyokan terhadap korban, Firmansyah alias Firman (meninggal dunia) dan Rendi alias Aco.

Bahkan, dari hasil pemeriksaan para saksi, pihaknya juga telah mengantongi identitas dari terduga pelaku kasus pengeroyokan korban di jalur 5 dekat area tower Telkomsel.

Namun, Bertu belum bisa menyebut nama-nama dari terduga pelaku yang telah dikantongi pihaknya.

“Langkah kepolisian kita sudah memeriksa saksi-saksi. Dari pemeriksaan saksi kita sudah kantongi nama-nama pelaku,” jelasnya saat ditemui Seputarpapua.com di Mapolres Mimika, Rabu (29/12/2021).

Ia pun mengatakan bahwa pihaknya saaat ini sedang melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang identitasnya sudah dikantongi itu.

Kemudian juga berkoordinasi dengan kepolisian di daerah yang menjadi potensi tempat pelarian para terduga pelaku.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian di daerah Tual, Maluku, yang menjadi tempat-tempat pelarian terduga pelaku,” ungkapnya.

Untuk diseputaran wilayah Mimika, pihaknya sendiri yang akan melakukan pengejaran, terutama ke wilayah-wilayah yang dideteksi selama ini sebagai tempat pelarian para pelaku tindak pidana.

Kemudian kepada para terduga pelaku yang merasa terlibat dalam kasus ini, Bertu mengimbau untuk segera menyerahkan diri, lantaran dalam kasus ini telah menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Jika tidak, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Kepada keluarga korban agar tetap sabar. Kepolisian akan melakukan tindakan-tindakan hukum, yangmana kita akan menangkap para pelaku,” imbaunya.

Kasus ini terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIT. Yangmana korban bersama rekan-rekannya saat itu sedang mengonsumsi miras. Karena mendengar ada suara ribut orang menggedor pintu tepat disebelah tempat mereka berkumpul, akhirnya korban menegur.

Karena terduga pelaku tidak terima di tegur, akhirnya terjadi salah paham. Terduga pelaku bersama rekannya mengejar korban kemudian melakukan pengeroyokan. Bahkan rekan korban, Rendi alias Aco, juga mendapat tindakan yang sama.

Korban Firmansyah alias Firman meninggal dunia akibat mengalami sejumlah luka bekas pukulan menggunakan tangan kosong maupun benda tumpul, terutama luka pada bagian kepala.

Sementara korban Rendi alias Aco, juga mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di rumah sakit.

Tanggapi Berita ini
reporter : Saldi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.