Korem 172/PWY Musnahkan Dua Kilogram Ganja dan Ribuan Botol Miras

MUSNAHKAN | Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan bersama Forkopimda Kota Jayapura memusnahkan miras dan narkoba di Makorem 172/ PWY, Kota Jayapura. {Foto: Ist}
MUSNAHKAN | Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan bersama Forkopimda Kota Jayapura memusnahkan miras dan narkoba di Makorem 172/ PWY, Kota Jayapura. {Foto: Ist}

JAYAPURA | Komando Resort Militer 172/PWY selaku Komando Pelaksana Operasi Korem 172/PWY bersama Forkopimda Kota Jayapura, Provinsi Papua memusnahkan ribuan botol minuman keras illegal dan 2 kilogram ganja di Makorem 172/ PWY, Kota Jayapura, Jumat (24/7) pagi.

Ribuan botol miras dan ganja ini merupakan barang selundupan yang didapatkan oleh Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG selama menjalankan tugas sejak awal tahun 2020.

Minuman keras yang dimusnahkan sebanyak 1.484 terdiri dari minuman keras PNG, vodka, anggur, minuman lokal dan dua kilogram ganja kering siap edar.

Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan, mengatakan, pemusnahan barang bukti ini merupakan komitmen TNI sebagai pelopor untuk menumpas segala macam bentuk distribusi dan pengedaran narkoba serta peredaran minuman keras secara illegal di perbatasan.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan komitmen TNI mendukung Pemerintah Provinsi Papua dalam menumpas peredaran narkoba dan minuman keras melalui perbatasan,” kata Izak Pangemanan dalam keterangan tertulis yang diterima Seputarpapua.com, Sabtu (25/7) siang.

“ Selain itu kita ingin menunjukkan kepada masyarakat dan seluruh prajurit bahwa barang bukti yang disita selama ini tidak disalah gunakan dalam rangka penegakan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat dan prajurit TNI,” tambahnya.

Menurut Izak, saat ini penyebaran narkoba maupun miras sangat meresahkan masyarakat di wilayah perbatasan. Oleh karena itu, pihaknya akan memperketat pengamanan di perbatasan untuk mencegah terjadinya penyelundupan ganja maupun miras.

“ Saat ini sasaran dari peredaran ganja maupun miras adalah pelajar, pemuda dan orang dewasa. Oleh karena itu hal ini harus menjadi titik fokus seluruh stake holder baik TNI-Polri, Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat untuk bahu-membahu memerangi narkoba dan miras,” tuturnya.

Izak menyebutkan, miras dan ganja merupakan aspek pemicu yang dapat merusak masa depan sebuah bangsa.

“ Mungkin sekarang belum ada dampaknya, namun beberapa tahun kedepan pasti kita rasakan. Saya berharap kepada masyarakat mulai dari kelompok yang kecil hingga lingkungan yang besar secara tegas bersama-sama menolak dan melawan peredaran Miras, ganja dan Narkoba lainnya di daerah perbatasan,” imbuhnya.

Selain mengantisipasi peredaran ganja dan minuman keras melalui perbatasan, Danrem juga mengingatkan pasukannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah perbatasan RI-PNG.

“ Disana (perbatasan RI-PNG) masih ada kelompok bersenjata yang kerab menganggu keamanan di wilayah perbatasan, bahkan mereka juga terlibat dalam peredaran ganja ini. oleh karena itu kita juga selalu mengingatkan pasukan untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap serangan yang sewaktu-waktu dilakukan oleh kelompok kriminal,” tandasnya.

 

Reporter: Fnd
Editor: Misba Latuapo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar