Kunjungi Asmat, Menteri PPPA Panen Sayuran Hidroponik

Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang saat memanen sayuran hidroponik di Kota Agats, Asmat, Senin (8/8/2022). (Foto: Fagi)
Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang saat memanen sayuran hidroponik di Kota Agats, Asmat, Senin (8/8/2022). (Foto: Fagi)

ASMAT | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI), I Gusti Ayu Bintang melakukan kunjungan kerja di Kota Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Senin (8/8/2022).

Dalam lawatannya itu, Ayu memanen sayuran hidroponk dengan didampingi Bupati Asmat Elisa Kambu dan Ketua TP PKK Asmat Orpa Susana Kambuaya.

Sayuran hidroponik yang dipanen Ayu adalah hasil buah tangan kelompok masyarakat binaan TP PKK Asmat.

Ayu mengakui, perempuan Asmat hebat. Sebab selain bisa bertani, mereka bisa juga menjadi nelayan dan pengrajin.

“Pertama kali saya kunker di Asmat, saya melihat Mama-mama Asmat adalah perempuan hebat, mereka bisa menanam, menganyam, bisa juga menjadi nelayan mencari ikan, udang, kepiting dan hasil laut lainya,” kata Ayu usai memanen sayuran hidroponik.

Menurut Ayu, semangat dari Mama-mama Asmat yang memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam perlu ditingkatkan. Karena ini sebagian dari inovasi meningkatkan semangat perempuan, selain mengurus rumah tangga saja.

Selan itu, untuk memenuhi semangat pemberdayaan perempuan, kata Ayu, maka perlu adanya pendampingan.

“Kaloborasi dari semua pihak sangat perlu untuk meningkatkan pemenuhan hak anak dan perempuan khususnya di Kabupaten Asmat,” ujar Ayu.

Pada kesempatan ini Ayu juga meminta kepada Pemkab untuk mendata perempuan Asmat yang berprofesi sebagai nelayan.

“Kami minta bapak Bupati Asmat untuk mendata jumlah mereka. Saya akan komunikasikan besama Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendaftarkan mereka mendapatkan kartu nelayan,” ujar Ayu.

Ayu menambahkan, pendataan ini perlu dilakukan, karena selama ini perempuan yang berprofesi sebagai nelayan diseluruh Indonesia belum diakui sebagai nelayan.

“Ini yang akan menjadi bahan evaluasi, dan kami akan dorong perempuan diakui sebagai nelayan melalui kartu nelayan yang diprogramkan KKP RI.”

“Tujuan daripada itu, agar perempuan berprofesiĀ  sebagai nelayan mendapatkan akses berupa bantuan dan juga didorong dalam peningkatan kreativitas pengelolaan hasil tangkap mereka,” pungkas Ayu.

Perlu diketahui, Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang bersama rombongan tiba di Asmat mengunakan pesawat Wings Air dari Bandara Mozez Kilangin Timika.

Tiba di Bandara Ewer, Asmat, Ayu disambut meriah masyarakat, Bupati Asmat Elisa Kambu, Kapolres AKBP Agus Hariadi, forkopimda, pimpinan OPD, dab tokoh masyarakat setempat.

Di Kota Agats, Ayu Menteri mengunjungi Museum Keuskupan Agats, dan memantau sejumlah hasil kreativitas masyarakat berupa ukiran, anyaman dan lainya.

Menurut rencana, Selasa (9/8/2022) Ayu akan meluncurkan Kota Layak Anak.

Ayu akan menginap di Kota Agats dan kembali ke Jakarta pada Rabu (10/8/2022).

Ikut serta dalam rombongan Menteri PPPA, Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Nahar, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Rini Handayani, Sekertaris Deputi Pemenuhan Anak Hendra Jamal, Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak Dari Kekerasan Ciput Eka Purwanti dan staf lainnya.

reporter : Faqi Difinubun
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.