Kunjungi Kodam XVII Cenderawasih, KSAD Dudung: Papua Bukan Tempat Berperang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Foto bersama KSAD TNI AD Dudung Abdurachman (tengah) dengan Pangdam XVII Cenderawasih dan jajaran. (Foto: Adi/Seputarpapua)
FOTO BERSAMA | Foto bersama KSAD TNI AD Dudung Abdurachman (tengah) dengan Pangdam XVII Cenderawasih dan jajaran. (Foto: Adi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman melakukan kunjungan kerja ke Kodam XVII Cenderawasih di Jayapura, Papua, Selasa (23/11).

KSAD didampingi istri Ny Rahma Dudung Abdurachman dan rombongan tiba di Kodam XVII Cenderawasih sekitar pukul 15.14 WIT.

Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, kunjungan ke Papua merupakan niatnya sejak dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat.

Selain itu jelas KSAD, kunjungan perdananya ke Bumi Cenderawasih sebab Papua merupakan daerah operasi yang menjadi prioritas untuk dikunjungi.

“Ini sudah menjadi niat saya ketika dilantik menjadi kepala staf TNI Angkatan Darat, kunjungan pertama saya yakni melihat daerah operasi,” katanya.

Jenderal bintang empat itu mengungkapkan, setelah tiba di Papua dirinya telah berpesan kepada prajurit  bahwa tugas di Papua bukan untuk berperang tetapi untuk membantu Polri dan Pemerintah Daerah  agar memulihkan perekonomian dan situasi keamanan di sini.

Ia bahkan memberikan arahan kepada setiap prajurit TNI AD agar tidak boleh menganggap Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua sebagai musuh.

“Mereka adalah saudara-saudara kita yang belum paham tentang NKRI. Untuk itu mari kita rangkul dan berikan pemahaman-pemahaman sehingga dapat bergabung kembali dan ikut membangun Papua,” katanya.

Kepada prajurit yang betugas di Papua ia meminta untuk memperhatikan kondisi ekonomi Mama- mama Papua dan kaum milenial papua sebab mereka adalah generasi penerus bangsa.

“Ini yang harus kita kawal untuk kejayaan dan kemajuan Papua,” ujarnya.

Kegiatan prioritas di Papua kata dia, akan mengutamakan pembinaan teritorial untuk membantu perekonomian, pendidikan dan kesehatan warga Papua.
Untuk itu TNI di yang bertugas di pedalaman, kampung-kampung harus dicintai rakyat dan juga sebaliknya.

Dengan begitu dirinya menjanjikan akan mendukung sarana prasarana prajurit di Papua.

“Saya ingin melihat tugas anak-anak saya di sini. Sehingga saya tahu kesulitan mereka di lapangan, saya tidak ingin mereka sendiri dan mengalami kesulitan,”  ungkapnya.

Selain mengunjungi Makodam XVII Cenderawasih, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dijadwalkan akan mengunjungi Rindam XVII/Cenderawasih dan  Korem 174 Merauke untuk melakukan pengarahan kepada komandan satuan.

Reporter: Adi
Editor: Mish

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Baca Juga