Lantamal X Amankan 4 WNA Tanpa Dokumen Keimigrasian

KONFRENSI PERS | Komandan Lantamal X Brigjend Feryanto P. Marpaung saat konfrensi pers, Jumat (24/12/2021). (Foto: Adi/ Seputarpapua)
KONFRENSI PERS | Komandan Lantamal X Brigjend Feryanto P. Marpaung saat konfrensi pers, Jumat (24/12/2021). (Foto: Adi/ Seputarpapua)

JAYAPURA | Pangkalan Angkatan Laut X Jayapura kembali menangkap empat warga negara Papua New Gunea (PNG) pada Rabu (22/12) karena tidak memiliki dokumen keimigrasian.

Empat warga negara PNG yang ditangkap yakni Alasta Eron (30), Martin Akoti (25), Sylvester Amanos (19) dan Donal Ainep (28).

Danlantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Feryanto P. Marpaung mengatakan, dari penangkapan empat warga PNG, tim reaksi cepat mengamankan 40 karung komoditi pinang yang dibwa ke kota Jayapura.

“Dilihat dari nilai ekonomi tidak terlalu besar, tapi yang kami waspadai mereka membawa barang (narkoba) atau benda berbahaya tidak menutup kemunkinan seperti,” katanya di Jayapura, Jumat (24/12/2021).

Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan, kata Feryanto, empat pelaku dinyatakan negatif Covid-19 dan tidak ada bukti mengonsumsi miras atau narkoba.

Dengan demikian kata dia, selama tahun 2021 Lantamal X Jayapura telah melakukan penindakan hukum di wilayah perbatasan RI-PNG sebanyak 10 kasus.

“Tapi dalam kurum waktu dua bulan terakhir kami sudah menangani tiga kasus,” katanya.

Dirinya menjelaskan, maraknya kasus penyelendupan barang di akhir tahun karena para pelaku memanfaatkan situasi kondisi cuaca yang buruk, sehingga  dimanfaatkan untuk masuk wilayah Indonesia membawa komoditi atau barang-barang berbahaya.

“Namun justru dengan kondisi itu kita semakin intens untuk meningkatkan operasi keamanan di laut,” jelasnya.

Selama melakukan penindakan hukum di wilayah perbatasan, pihaknya juga telah menggagalkan beberapa komoditi yang hendak dibawa ke Kota Jayapura yakni vanili, coklat, pinang dan hewan yang masuk kategori satwa langka yang dilindungi.

“Memang dari sisi nilai ekonomi barang -barang yang diselundupkan relatif kecil, tetapi kita akan terus melakukan penindakan guna menjaga kedaulatan negara kita. Ini juga membuktikan kalau negara hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.

reporter : Adi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.