Lebih dari 11 Ribu Hektar Kawasan Hutan Hilang di Distrik Kuala Kencana Selama Pandemi

Ilustrasi
Ilustrasi (Pixabay.com)

JAYAPURA | Lebih dari 11 ribu hektar kawasan hutan di wilayah Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua hilang selama masa pandemi Covid-19.

Di Papua khususnya Kabupaten Mimika, pembatasan aktifitas masyarakat hampir di semua aspek diberlakukan mengikuti peraturan pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga kabupaten.

Tetapi pembatasan yang dibuat sepertinya tidak berlaku untuk aktifitas penebangan atau pembebasan Kawasan hutan.

Hal ini diketahu dalam data penginderaan jauh yang dikutip dari Hansen/UMD/Google/USGS/NASA yang mencatat perubahan hutan global mulai tahun 2000 sampai tahun 2021.

Sepanjang 21 tahun terakhir, luas hutan yang terkonversi di wilayah Kuala Kencana sebesar 36.243 hektar.

Selama itu, aktifitas yang menghilangkan kawasan hutan itu terjadi paling banyak pada tiga tahun terakhir yakni 2019, 2020 dan 2021. Tiga tahun ini adalah tahun-tahun diberlakukan pembatasan aktifitas masyarakat.

Di tahun 2019 sebanyak 3,139.781 hektar kawasan hutan hilang di wilayah itu. Dilanjutkan tahun 2020 terjadi lebih banyak konversi Kawasan hutan yaitu sebesar 9,159.441 hektar. Kemudian di tahun 2021 kawasan hutan di wilayah itu juga dikonversi sebesar 2,712.441 hektar.

Sedangkan di tahun 2016 terjadi konversi sebesar 3,307.673 hektar, tahun 2017 sebesar 2,837.122 hektar dan tahun 2018 sebesar 2,210.391 hektar.

Berikut ini daftar luasan Kawasan hutan yang terkonversi sejak tahun 2001 dari data Hansen Global Forest Change.

2001 terkoversi 18.405 hektar.
2002 terkonversi 82.012 hektar.
2003 terkonversi 37.463 hektar.
2004 terkoversi 142.004 hektar.
2005 terkonversi 96.215 hektar.
2006 terkonversi 241.155 hektar.
2007 terkonversi 238.577 hektar.
2008 terkonversi 303.338 hektar.
2009 terkonversi 570.58 hektar.
2010 terkonversi 898.342 hektar.
2011 terkonversi 1,328.816 hektar.
2012 terkonversi 960.697 hektar.
2013 terkonversi 1,696.09 hektar.
2014 terkonversi 2,403.096 hektar.
2015 terkonversi 2,208.668 hektar.

 

reporter : Anya Fatma

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.