Legislator Mimika Usulkan Penundaan Angsuran Kredit bagi UMKM dan Pribadi

Ilustrasi
Ilustrasi

TIMIKA | Anggota DPRD Mimika Yohanis Felix Helyanan mengusulkan kepada Pemerintah Daerah menyurati Perbankan dan juga pemberi kredit agar memberikan keringanan angsuran kredit bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan juga orang pribadi.

Hal ini menyusul semakin luas penyebaran Covid-19 yang membuat aktivitas perekonomian masyarakat juga melemah.

“Saya meminta kepada pemerintah, dunia perbankan dan juga berbagai jenis pemberi kredit untuk menunda atau menangguhkan angsuran setelah masa krisis ekonomi akibat dampak dari penyebaran Covid-19,” kata John Tie sapaan akrabnya, kepada wartawan, Rabu (1/4) malam.

Menurutnya, dengan kondisi saat ini, pihak perbankan dapat menerima apa yang menjadi permintaan pemerintah dimana kondisi Pandemi Covid-19 berdampak pada lemahnya perekonomian secara nasional termasuk di Mimika.

“Dengan diberlakukannya status lockdown dan pembatasan aktifitas ekonomi di Mimika tentu berdampak dan membuat pendapatan ekonomi akan berkurang,” tutur John Tie.

Lanjutnya, hal ini berdampak tidak hanya bagi usaha menengah keatas, tetapi juga secara signifikan dirasakan oleh masyarakat menengah ke bawah.

“Aktifitas ekonomi menjadi lesu dalam berbagai jenis usaha termasuk warga masyarakat yang menggantungkan ekonomi keluarga dari usaha pertanian, perkebunan, buruh kasar, tukang ojek dan lainnya semua mengalami penurunan penghasilan dan pendapatan secara drastis,” jelasnya.

Apalagi kata dia tentu ada masyarakat yang ada angsuran dari kredit kecil dan angsuran mulai dari barang rumah tangga hingga kendaraan hal ini tentu membuat masyarakat menjadi dilema.

“Keringanan atau penundaan angsuran bagi dunia usaha maupun perorangan demi membantu menstabilkan roda perekonomian,” katanya.

Kata dia, kondisi saat ini berdampak langsung bagi masyarakat Mimika khususnya masyarakat level menengah ke bawah. Ia mengakui bahwa ini memang baru berjalan sekitar dua minggu, akan tetapi jika kondisi perekonomian seperti ini terus berlanjut dalam waktu beberapa bulan kedepan maka bisa menimbulkan gejolak.

“Tetapi bila kondisi ekonomi yang tidak stabil ini berlanjut dalam waktu satu bulan atau beberapa bulan, maka akan sangat terasa dan pasti dampak serta gejolak itu akan terjadi,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa saat ini memang ada beberap perbankan sudah memberikan potongan bunga kredit demi meringankan nasabah, sehingga ia berharap bank lainnya juga bisa melakukan hal yang sama.

Pemerintah daerah juga dinilai perlu melakukan pendataan serta mencari solusi usaha alternatif serta mengambil langkah-langkah cepat menjaga kelangsungan usaha pelaku UMKM.

“Saya berharap agar pemerintah harus membuat stimulus bagi para pelaku UMKM. Hal ini untuk menekan dampak wabah virus corona terhadap kegiatan ekonomi bagi pelaku usaha,” harapnya.

Reporter: Anya Fatma
Editor: Misba Latuapo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar