seputarpapua.com

Lilik Umi: Program-program DWP Kemendes PDTT Diarahkan Untuk Mewujudkan SDGs Desa

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

JAKARTA | Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengikuti peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-21 di Opperational Room Kantor Kemendes PDTT, Senin (7/12/202).

Peringatan HUT ke-21 DWP mengambil tema ‘Peran Dharma Wanita Persatuan dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga Indonesia’.

Dewan Pembina DWP Kemendes PDTT, Lilik Umi Nasriyah mengatakan, tugas dan tanggung jawab wanita sangat berat. Menurutnya, selain menjadi tiang negara, wanita juga sebagai pendidik yang utama dan pertama dalam keluarga.

“Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, bahwa wanita adalah tiang negara, jika baik wanitanya maka baiklah negaranya dan jika rusak wanitanya maka rusak pula negaranya,” jelasnya.

“Nah, itu adalah merupakan tanggung jawab yang sangat berat. Karena memang wanita itu adalah pendidik yang utama dan pertama. Sehingga untuk menjaga ketahanan keluarga, peran serta wanita sangat tidak diragukan,” sambung istri Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar ini.

Sebagai mitra strategis pemerintah, DWP Kemendes PDTT terus bersinergi untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional berkelanjutan utamanya program-program di lingkungan Kemendes PDTT.

Oleh karena itu, kegiatan dan program-program DWP Kemendes PDTT diarahkan untuk mewujudkan Sustainable Developmen Goals (SDGs) Desa. Dimana dari 18 tujuan SDGs desa terdapat satu tujuan untuk menjadikan desa ramah perempuan.

“Sehingga program Dharma Wanita Persatuan Kemendes ini juga harus mengarah kesana (SDGs Desa) dan itu pun tentunya masih bersinergi dengan tujuan pembangunan nasional,” ujarnya.

Lilik berharap, di usia yang ke-21, DWP bisa terus semangat untuk memberdayakan wanita-wanita di Indonesia dalam mewujudkan ketahanan keluarga Indonesia.

“Harapan saya, Dharma Wanita Persatuan Kemendes PDTT semakin semangat, eksis dan maju. Khususnya pemberdayaan untuk anggota Dharma Wanita dan memberdayakan perempuan secara umum,” tururnya.

Ia juga meminta kepada anggota DWP untuk terus mengembangkan kapasitas diri, tidak gagap teknologi (gaptek) dan kurang informasi di era digital ini.

“Ibu-ibu tidak boleh gaptek. Karena anak-anak sekarang sudah canggih semua. Kalau orang tua gaptek kita tidak bisa mengontrol anak-anak kita. Kita juga harus update informasi, mengembangkan diri sehingga kita bisa mengawasi dan menjaga anak-anak kita,” pintanya.

Sebagai informasi, dalam peringatan ini HUT ke-21, DWP Kemendes PDTT juga menggelar imunisasi serviks di lingkungan Keemendes PDTT.

Reporter: Mujiono
Editor: Batt
Berita Terkait
Baca Juga