seputarpapua.com

Loka POM Mimika Kampanyekan ‘Iwana Tipu-tipu’

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
KOSMETIK | Masyarakat saat melihat kosmetik ilegal yang digantung. (Foto: Anya Fatma/SeputarPapua)
KOSMETIK | Masyarakat saat melihat kosmetik ilegal yang digantung. (Foto: Anya Fatma/SeputarPapua)

TIMIKA | Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Mimika melaksanakan kampanye atau pameran mini berjudul ‘Iwana tipu-tipu’ di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Timika, Papua.

Untuk diketahui, ada dua suku besar yang mendiami Kabupaten Mimika, yaitu Suku Kamoro di daerah pesisir dan Suku Amungme di wilayah pegunungan.

Kepala Loka POM Mimika, Lukas Dosonugroho menjelaskan, Iwana dalam bahasa Suku Kamoro artinya cantik. Sedangkan tipu-tipu adalah bohong atau tidak benar.

“Iwana itu artinya cantik atau menarik tapi tipu-tipu karena menggunakan kosmetik yang palsu,” jelas Lukas saat diwawancara disela-sela pelaksanaan pameran, Jumat (19/3/2021).

Kosmetik palsu dimaksud ialah yang mengandung bahan berbahaya dan tidak ada izin edar dari Badan POM.

Dalam kampanye tersebut, juga ditampilkan obat-obatan tradisional yang tidak ada izin edar, ilegal dan mengandung bahan berbahaya.

“Ini semua hasil operasi di Timika. Jadi bagi masyarakat Timika hati-hati karena ini dijual di depan mata kita,” katanya.

Lukas menyebutkan, obat-obat tradisional yang dipamerkan diantaranya Jakarta-Bandung plus, tangkur buaya, kopi rempah jreng dan kopi jantan.

Berita Terkait
Baca Juga