seputarpapua.com

Loka POM Timika Temukan Obat Terlarang ‘Dextro’

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ilustrasi
Ilustrasi

TIMIKA | Loka Pengawasan Obat dan Makanan (Loka POM) Timika menemukan salah satu jenis obat yang peredarannya sudah dilarang sejak tahun 2013.

Kepala Loka POM Timika, Lukas Dosonugroho menjelaskan, obat yang dimaksud adalah dextromethorphan. Obat jenis ini digunakan untuk mengobati batuk dan pilek.

Namun, kerap disalahgunakan oleh sebagian masyarakat untuk mabuk dengan dosis yang tidak terkontrol dan tanpa resep dokter.

“Kalau untuk mabuk berarti sekali minum kadang mereka minum 10 tablet bahkan bisa lebih. Nah ini yang bahaya,” kata Lukas saat diwawancara, Jumat (30/4/2021).

Lukas mengungkapkan, obat yang tidak memiliki ijin edar itu ditemukan di salah satu toko yang enggan disebutkan namanya beberapa waktu lalu.

“Pemiliknya sudah kita tangkap. Masih dalam proses pengembangan,” katanya.

Menurutnya, sang pemilik toko sengaja menjual obat yang biasa disebut dextro ini.

Pasalnya, Loka POM sudah sering mensosialisasikannya bahaya penggunaannya yang bisa membuat penggunanya berhalusinasi, keracunan bahkan berujung kematian. “Dan pelaku sudah mengetahui hal itu,” lanjutnya.

Reporter: Anya Fatma
Editor: Batt
Berita Terkait
Baca Juga