Lokataru Dikabarkan Segera Berunding dengan Freeport Akhir Januari

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Buruh moker PT Freeport saat melakukan ibadah penguatan di Sekretariat Lokataru Timika, 23 Desember 2021. (Foto: Yonri Revolt/Seputarpapua)
Buruh moker PT Freeport saat melakukan ibadah penguatan di Sekretariat Lokataru Timika, 23 Desember 2021. (Foto: Yonri Revolt/Seputarpapua)

TIMIKA | Kuasa Hukum Buruh mogok kerja (moker) PT Freeport Indonesia akan lakukan perundingan dengan manajemen akhir Januari 2022 ini.

Hal tersebut disampaikan Caretaker Ketua PUK SP KEP SPSI PTFI, Gibi Kiwinelak dalam Rapat Konsolidasi Bersama Tim Advokasi Timika-Jayapura-Jakarta di Gedung Tongkonan, Minggu (2/1/2022) sore.

Dijelaskan Gibi, menyusul terbitnya putusan Mahkamah Agung (MA) pada 14 September 2021 lalu, perwakilan buruh Moker mendapat angin segar yang datang dari manajemen PT Freeport Indonesia.

“Pada 23 Desember (2021) kami dapat kabar manajemen lokal di Indonesia akan berunding dengan kuasa hukum kami,” kata Gibi.

Keputusan itu menurut Gibi adalah buntut dari aksi demo yang dilakukan para buruh moker di Kantor DPRD Mimika pada 16 Desember 2021 lalu. Sebab aksi tersebut cukup menarik simpati dari berbagai pihak termasuk dari manajemen PTFI.

Sehingga dengan demikian, kata Gibi, pihak kuasa hukum para buruh yakni Lokataru akan lakukan perundingan di Jakarta pada akhir Januari ini.

Mengenai tanggal perundingan, pihaknya belum dapat pastikan. Namun menurutnya, perundingan ini akan dilakukan tanpa perwakilan dari pihak pemerintah.

“Secara anak-bapak. Karena ini kan masalah anak-bapak, antara manajemen PT Freeport dengan pekerjanya,” terangnya.

Sebelumnya, pasca aksi demo di 16 Desember itu, pihak manajemen PTFI melalui President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Riza Pratama menyebut putusan MA tidak terkait dengan 8.300 buruh moker yang disebut PTFI sebagai eks-pekerja.

Sebab dalam pandangan Riza, PTFI telah menyelesaikan seluruh kewajibannya terhadap setiap individu yang meninggalkan kewajiban bekerja di tahun 2017 lalu.

Terkait hal ini, Koordinator Tim Advokasi Jakarta, Stefen Yawan menyebut bahwa pernyataan Riza mewakili pihak manajemen adalah kewenangan dari manajemen.

“Namun yang dilupa PTFI bahwa yang diakui MA adalah tiga orang yang merupakan bagian dan tergabung dalam aksi mogok ini. Ini bukan mogok yang hanya dilakukan oleh tiga orang kawan kami ini,” kata Stefen di Sekretariat Lokataru Timika, beberapa waktu lalu.

Pihak Lokataru melalui Hariz Azar sendiri mengakui adanya perpecahan dalam perjuangan mogok kerja ini. Namun ditegaskan Hariz, para buruh masih punya solidaritas dengan tujuan kembali bekerja dan hak-haknya terpenuhi.

“Soal mereka berbeda dalam sikap, 8.300 (buruh) ini,  itu mereka bersatu dalam harapan. Harapan soal penyelesaian kasus pengabaian hak-hak tenaga kerja, karyawan ini yang mogok kerja dan lain-lain,” kata Hariz, 8 Desember 2021 di Timika.

“Jadi meskipun mereka dianggap sudah di-PHK, atau masih dianggap pekerja, mereka (adalah) korban. Sampai kapanpun, sampai mati mereka akan ingat dan mereka akan kejar itu,” tekannya.

Reporter: Yonri
Editor: Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Pasukan TNI Tidak Akan Ditarik dari Papua, Ini Penjelasan Panglima
Pasukan TNI Tidak Akan Ditarik dari Papua, Ini Penjelasan Panglima
Baca Juga