Maintenance Pesawat Glider, Terbang Layang di Timika Dihentikan Sementara

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Pesawat sky ranger microlight usai melepas pesawat layang (glider) di Bandara International Mozes Kilangin Timika, Senin (27/09/2021). (Foto: Humas PPM PB PON Papua SUB Mimika)
Pesawat sky ranger microlight usai melepas pesawat layang (glider) di Bandara International Mozes Kilangin Timika, Senin (27/09/2021). (Foto: Humas PPM PB PON Papua SUB Mimika)

TIMIKA | Lomba terbang layang pada perhelatan PON XX Papua di Bandar Udara Moses Kilangin Timika harus dihentikan sementara, Senin (27/9/2021).

Pasalnya, satu-satunya pesawat skyranger microlight yang digunakan untuk menarik glider atau pesawat layang dalam cabang olahraga tersebut harus di-maintenance.

“Jadi aturannya per 75 jam sudah harus maintenance. Memang pesawat ini tidak ada masalah tapi untuk pesawat itu ada hal yang mengganjal, jadi tidak boleh dipaksakan, tadi instrumennya ada yang tidak normal,” kata Pilot Pesawat Skyranger Microlight, Yoyo.

Ia mengatakan, teknisi akan memeriksa dulu pesawat dan melihat permasalahnnya. Namun, ia belum bisa memastikan kapan waktunya pesawat tersebut bisa digunakan lagi.

“Ada alatnya yang harus diganti tapi kita lihat dulu spare partnya ada atau tidak di sini saat ini,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini sudah ada pesawat Cesna 172 merupakan pesawat yang seharusnya digunakan untuk menarik glider dalam PON XX Papua. Namun pesawat tersebut terlambat tiba, sementara lomba sudah harus dilaksanakan tanggal 23 September lalu  sehingga digunakan pesawat microlight.

Ditambahkan, Pesawat  Cesna 172 memang sudah tiba di Timika, hanya saja harus melalui beberapa proses pemeriksaan terlebih dahulu sehingga tidak  bisa langsung digunakan. 

“Itu pesawat datang baru tadi malam dan masih harus cek lagi ada berapa urutan, jadi perlu beberapa hari,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pesawat skyranger microlight yang digunakan untuk menarik glider ini akan melepas pesawat glider pada ketinggian 1000 sampai 1500 kaki di atas permukaan tanah. 

“Jadi kalau memang atlet penerbang sudah siap dilepas di ketinggian itu kita lepas,” ujarnya.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Indah Lupita Sari Sabet Emas Debut Pertamanya Atletik PON XX
Indah Lupita Sari Sabet Emas Debut Pertamanya Atletik PON XX
Agus Prayogo dari Jabar Rebut Medali Emas Kedua di Atletik
Agus Prayogo dari Jabar Rebut Medali Emas Kedua di Atletik
Warga NTT Nonton Amoreus Tarung Derajat di PON XX Bermodal Pulsa 5GB
Warga NTT Nonton Amoreus Tarung Derajat di PON XX Bermodal Pulsa 5GB
Kalahkan Sulsel, Basket Putri 5X5 Bali Bertemu Jatim di Final
Kalahkan Sulsel, Basket Putri 5X5 Bali Bertemu Jatim di Final
Baca Juga