Manfaatkan Eks Venue PON, KONI Pusat Dorong Pelatnas Indonesia di Papua

Tampak Dalam Venue Biliar di Mimika. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Tampak Dalam Venue Biliar di Mimika. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman akan mendorong dan menjadikan Provinsi Papua sebagai tempat pemusatan latihan Nasional (Pelatnas) bagi atlet-atlet Indonesia persiapan diberbagai event Internasional.

Hal itu menyusul untuk memanfaatkan venue-venue eks PON XX Papua yang telah dibangun oleh pemerintah pusat dan daerah.

“Saya berharap dengan memanfaatkan venue-venue, pemusatan latihan Nasional bisa dilaksanakan di Papua karena asset itu sangat berharga dan tentunya harus dimanfaatkan untuk melahirkan atlet-atlet untuk dunia,” kata Marciano Norman, Jumat (17/6/2022).

Selain itu, KONI Pusat sangat mendukung penuh untuk menjadikan Papua sebagai Provinsi Olahraga yang telah dicanangkan oleh Guebrnur Lukas Enembe.

“Saya berharap setelah Musorprov KONI, kita dapat menghasilkan pemikiran strategis yang menjadikan Papua sebagai Provinsi olahraga. Karena dengan adanya Provinsi Olahraga harus lahirkan atlet-atlet kelas Nasional dan dunia di masa mendatang,” harapnya.

Marciano Norman berpesan kepada pemerintah Papua juga mendukung dan mewujudkan adanya Grand Desain Olahraga Nasional.

“Desain Olahraga ini ditentukan oleh perolehan medali ditingkat Olimpiade. Kita kemarin Indonesia di Olimpiade Tokyo urutan 50an, kita berharap kedepan tahun 2032 itu Indonesia diperingkat 10 dunia, setelahnya Indonesia dicanangkan masuk 5 peringkat dunia,” tuturnya.

“Organisasi KONI Papua yang baru harus lebih solid lagi untuk prestasi Papua, sehingga apa yang sudah dicapai di PON XX, Papua kembali lagi dengan prestasi terbaik di PON Aceh-Sumut 2024 mendatang,” tandasnya.

reporter : Vidi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.