Mantan Bupati Mimika Titus Potereyauw Dimakamkan

PEMAKAMAN | Jenazah Almarhum Titus Octavianus Potereyauw sesaat sebelum dimakamkan di TPU SP I.
PEMAKAMAN | Jenazah Almarhum Titus Octavianus Potereyauw sesaat sebelum dimakamkan di TPU SP I

TIMIKA | Mantan Bupati Mimika pertama periode 1996-2001 Titus Potereyauw meninggal dunia pada Senin (20/7) di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika, Papua.

Almarhum kemudian disemayamkan di rumah duka di SP 1, Timika.

Rabu (22/7) Almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) SP 1.

Sebelum pemakaman, dilangsungkan ibadah di Gereja Katolik Stasi Santo Petrus SP sekaligus pelepasan jenazah.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob yang menghadiri acara pelepasan dalam sambutannya mengatakan, putra asli Suku Kamoro itu merupakan sosok pejuang yang berjuang untuk membangun Kabupaten Mimika yang sebelumnya hanyalah Distrik pada Kabupaten Fak-Fak.

John mengisahkan, pada Oktober 1996 dimana almarhum dilantik menjadi Bupati Mimika, hanya ada satu Kantor Pembantu Gubernur yang dibuat untuk persiapan Kabupaten.

IKLAN-TENGAH-berita

Pada waktu itu, katanya, Mimika masih merupakan hutan, belum ada apa-apa dan tidak ada orang yang mau datang disini.

Termasuk pegawai yang ditugaskan di Mimika juga menolak karena merasa Mimika merupakan daerah yang dibuang.

“Beliau adalah bupati pertama Kabupaten Mimika. Beliau membuat pondasi saat kabupaten ini dimekarkan dari Fak-Fak,” kata Wabup saat memberikan sambutan mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika

“Begitu bupati Potereyauw membangun pondasi dan selanjutnya oleh bupati lain, semua orang berjuang untuk datang untuk mempertahankan diri di kabupaten ini,” tambahnya.

Dimata Wabup, Bupati Mimika pertama itu merupakan sosok pemimpin yang kharismatik, rendah hati dan berkomitmen.

“Beliau sangat taat pada aturan, beliau berjuang luar biasa pada waktu itu,” ucapnya.

Wabup juga berpesan khusus kepada masyarakat Suku Kamoro untuk tidak menjual tanah untuk hidup, yang tetapi hiduplah dengan mengolah tanah.

“Ini pesan beliau dan juga bapa uskup (Alm. John Saklil),” pesannya.

Diakhir sambutannya, Wabup menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga yang ditinggal.

“Atas nama pemerintah kabupaten dan masyarakat kami merasa kehilangan dan mengucapkan turut berdukacita yang mendalam,” katanya.

Abraham Kateyau mewakili keluarga Almarhum mengucapkan terima kasih kepada sekua pihak mulai dari Pemerintah Kabupaten Mimika, PT Freeport Indonesia dan juga Lemasko yang telah membantu almarhum mulai dari sakit hingga saat akan dimakamkan.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada semuanya, kalau ada perilaku atau tutur kata yang tidak berkenan dari beliau kami mohon maaf,” tuturnya.

Almarhum kemudian dibawa ke TPU SP I untuk dimakamkan.

Selain Wabup, juga tampak hadir para pimpinan OPD dan pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika, Direktur PT Freeport Indonesia Claus Wamafma dan ratusan masyarakat yang ikut mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar