Maret 2021, Timika Alami Deflasi -0,41 Persen, ini Penjelasan BPS

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BPS: Ekspor Papua Turun 50,80 Persen

TIMIKA | Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika dengan menggunakan penghitungan dan tahun dasar baru tahun 2018 (2018 = 100) hasil SBH 2018, di Timika pada Maret 2021 terjadi deflasi sebesar -0,41 persen atau terjadi pengurangan angka Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,22 pada Februari 2021 menjadi 106,78 pada Maret 2021.

Untuk diketahui, deflasi adalah suatu periode dimana harga-harga secara umum mengalami penurunan dan nilai uang bertambah, sementara Inflasi merupakan suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (continue),

Sementara laju inflasi Timika tahun kalender Maret 2021 terhadap Desember 2020 mencapai -0,35 persen dan laju inflasi year on year Maret 2020 terhadap Maret 2021 mencapai 3,88 persen.

Kepala BPS Kabupaten Mimika Trisno L Tamanampo menjelaskan deflasi Timika Maret 2021 sebesar -0,41 persen terjadi karena adanya perubahan harga yang ditunjukkan dengan perubahan indeks pada kelompok yang mengalami inflasi.

Kelompok tersebut adalah kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,14 persen dengan andil sebesar 0,01 persen terhadap inflasi di Timika, kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,32 persen dengan andil inflasi 0,02 persen.

Kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman atau Restoran sebesar 0,15 persen dengan andil 0,00 persen.

Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar -0,67 persen dengan andil -0,31 persen.

“Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar -0,13 persen dengan andil -0,02,” kata Trisno dalam rilis yang diterima Seputarpapua.com, Selasa (6/4/2021).

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti