Masyarakat Iwaka di Mimika Berencana Temui Presiden Mencari Keadilan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Spanduk yang dipasang oleh masyarakat Iwaka beberapa waktu lalu yang menuntut PT PAL. Foto : Dok/Spanduk yang dipasang oleh masyarakat Iwaka beberapa waktu lalu yang menuntut PT PAL. (Foto: Dok/Seputarpapua)
Spanduk yang dipasang oleh masyarakat Iwaka beberapa waktu lalu yang menuntut PT PAL. Foto : Dok/Spanduk yang dipasang oleh masyarakat Iwaka beberapa waktu lalu yang menuntut PT PAL. (Foto: Dok/Seputarpapua)

TIMIKA | Masyarakat Kampung Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua berencana menemui Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk mencari keadilan terhadap permasalahan yang terjadi dengan PT Pusaka Agro Lestari (PAL).

“Kami akan bertemu dengan Presiden dan Menteri Investasi dan Penanaman Modal untuk mencari keadilan, mengenai tuntutan permasalahan masyarakat Iwaka dengan PT PAL,” kata Ketua Koperasi Plasma Buy Bau Yamane, Herman Kumiyu di Timika, Senin (8/6/2021).

Jalan ini ditempuh karena masyarakat sudah seiring kali mengadu ke pihak-pihak terkait, mulai dari DPRD Mimika, Pemda Mimika, dan Pengadilan Negeri Kota Timika, namun tidak mendapatkan respon positif.

Seperti di Pengadilan Negeri Timika, proses gugatan masyarakat terhadap PT PAL ini sudah berlangsung satu tahun, tetapi tidak kunjung ada putusan.

“Selain di pengadilan, kami juga ke DPRD berharap ada langkah yang diambil oleh wakil rakyat terhadap masalah masyarakat di Iwaka dengan PT PAL. Tapi juga belum ada tindakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, alasan sampai dirinya dan masyarakat yang lain mengadu sampai ke DPRD Mimika, Pemda Mimika bahkan Pengadilan, karena sejak berdiri PT PAL sudah jelas-jelas tidak menenuhi kewajibannya atau mengingkari Surat Perjanjian yang dibuat antara Masyarakat Iwaka dgn PT. PAL, pada tahun 2013 lalu.

Dimana masyarakat Iwaka telah menyerahkan puluhan ribu hektar kepada PT PAL di tahun 2009.

Sejak penyerahan lahan sampai penandatanganan surat perjanjian, kurang lebih 12 tahunan masyarakat belum mendapatkan hasil apapun dari perjanjian tentang kebun plasma yang dijanjikan oleh PT. PAL untuk kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karenanya kami telah bertekad bulat akan menulis surat dan bertemu langsung dengan Presiden Jokowi melalui Staf Khusus Presiden asli org Papua. Karena disini kami masyarakat Papua, merasa susah mencari keadilan di negeri sendiri,” tuturnya.

Reporter: Mujiono
Editor: Batt
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Klemen Tinal dalam Kenangan
Klemen Tinal dalam Kenangan
Baca Juga