Masyarakat Mimika Diminta Tak Perlu Panik Borong Kebutuhan Pokok

Alex Tsenawatme
Alex Tsenawatme (Foto: Dok/SP)

TIMIKA | Masyarakat di Kabupaten Mimika, Papua, diminta tak panik merespon wabah virus corona baru (Covid-19) dengan memasok kebutuhan bahan pokok secara berlebihan.

Wakil Ketua 1 DPRD Mimika Alex Tsenawatme mengatakan, pembatasan bukan berarti masyarakat tidak boleh bepergian sama sekali, karenanya tidak harus menimbun bahan makanan.

Alex menyebut, kepanikan masyarakat di Timika memborong bahan pokok mulai kelihatan sejak Selasa (24/3) siang, sebagai respon hasil pertemuan gubernur dengan para kepala daerah di Jayapura.

Padahal, hanya mobolisasi orang dari luar Papua yang ditutup. Sementara bahan kebutuhan pokok dan logistik lainnya tetap diijinkan masuk dengan pengawasan ketat.

“Tadi saya antre di salah satu toko di Timika. Saya lihat sepertinya masyarakat mulai panik sehingga kasih kosong sembako di toko itu,” kata Alex kepada Seputarpapua, Selasa.

Menurut Alex, perilaku memborong bahan pokok dan lainnya bisa menimbulkan gejolak ekonomi akibat kelangkaan, hingga berujung harga melambung tinggi.

IKLAN-TENGAH-berita

“Kita punya masyarakat yang lain belum dapat, sementara warga yang punya daya beli borong semua. Tidak boleh hal ini terjadi,” tandasnya.

Ia meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan pengawasan ketat sehingga perilaku memborong bahan pokok atau “panic buying” ini tidak berlanjut.

“Semua toko-toko perlu diawasi agar tidak berlanjut, sehingga keseimbangan ekonomi tetap terjaga,” ujarnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar