Mendagri Tito Minta Anggaran Pilkada di Papua Segera Dicairkan

Mendagri Tito Karnavian (kiri) dan Wagub Papua Klemen Tinal saat mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak 2020 di Papua. (Foto: Berti/SP)
Mendagri Tito Karnavian (kiri) dan Wagub Papua Klemen Tinal saat mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak 2020 di Papua. (Foto: Berti/SP)

JAYAPURA | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta 11 kepala daerah yang akan menggelar Pilkada Serentak 2020 segera mencairkan anggaran kebutuhan KPUD, Bawaslu dan pihak Keamanan di wilayah masing-masing.

“Saya lihat masih ada daerah yang realisasi sangat rendah. Ini tentu akan menghambat tahapan pilkada,” ungkap Tito saat memberi arahan dalam Rakor Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Papua yang digelar di salah satu Hotel di Kota Jayapura, Jumat (10/7).

Kata dia, KPU, Bawaslu dan aparat keamanan adalah tiga komponen yang sangat penting dalam menyelenggarakan dan mengawasi tahapan pilkada.

Untuk itu, segala sesuatunya harus dipersiapkan semaksimal mungkin. Persoalannya, semua tahapan ini harus didukung dengan anggaran.

“Bagaimana mau maksimal kalau tidak didukung dengan anggaran. Oleh karena itu, anggaran NPHD-nya segera cairkan, harus segera dipenuhi,” katanya.

Mendagri menekankan paling lambat Senin pekan depan, anggaran Pilkada yang telah tertuang dalam NPHD harus dicairkan 100 persen.

IKLAN-TENGAH-berita

Untuk Papua sendiri, pencairan anggaran yang sudah cukup lumayan baik hanya satu daerah, yakni Kabupaten Merauke.

“Di Papua yang realisasi sudah mencapai 90 persen hanya satu yaitu Kabupaten Merauke. Artinya KPU dan Bawaslunya tidak ada alasan ini tidak bisa kerja,” terang Mendagri.

Untuk daerah lain, seperti Yahukimo, kata Mendagri, pencairan anggarannya belum optimal. Misalnya, untuk Bawaslu baru dicairkan 45 persen. Sementara untuk pengamanan, masih nol persen.

“Yang lumayan tinggi adalah Supiori dan Boven Digoel. Namun daerah lain seperti Keerom dan Waropen, masih agak memprihatinkan,” Jelas Tito.

“Mudah-mudahan data saya salah, tolong dipenuhi. Saya minta semua betul-betul bekerja keras menyuseskan Pilkada. Memang ada daerah yang harus jadi perhatian, seperti Keerom dan Yahukimo,”

“Kami harap dari pemprov Papua bisa bantu Keerom. Kalau Yahukimo, saya upayakan bisa di dorong tambahan dari APBN. Selain dari dua kabupaten itu, saya minta segera cairkan dana Pilkada biar tahapan bisa jalan secepatnya,” Pungkasnya.

Reporter: Berti
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar