Menghidupkan Terus Denyut Ekonomi Papua Usai PON

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Mama-mama Papua sedang menjajakan noken-nya di stand penjualan depan Taman Imbi, Jayapura. (Foto: Humas PON XX)
Mama-mama Papua sedang menjajakan noken-nya di stand penjualan depan Taman Imbi, Jayapura. (Foto: Humas PON XX)

JAYAPURA | Cucuran keringat membasahi pipi Mama Erna, penjual kaos dan polo shirt di kawasan Sentani, Jayapura. Matahari panas membakar siang itu, ketika saya menemuinya di tengah kesibukannya melayani para pembeli pada Minggu, 4 Oktober 2021.

“Untuk penjualan, kadang ramai dan sepi, tapi tiap hari pasti ada yang beli. Sejak mulai PON, sehari saya bisa mendapat 1 juta rupiah,” ujar Mama Erna sambil menyeka keringat yang mengalir di pipinya.

Bagi Mama Erna dan juga para penjual lainnya, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 adalah berkah. Ribuan orang yang dayang ke Papua membuat dagangannya laris terjual.

Lain lagi ceritanya dengan Mama Sarce Rumbiak yang berjualan noken, anting pinang, gantung kunci, mahkota ikat kepala, koteka, dan patung di di venue tenis Sian Soor di Kantor Wali Kota Jayapura.

Berbeda nasib dengan Erna, Mama Sarce hanya bisa mengantongi uang hasil jualan sekitar Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu per hari.

“Sepi om, kecuali pas hari pertama rame penonton. Tapi yang beli sedikit, sekarang malah tidak ada yang laku sampai pertandingan selesai,” ujar Mama Sarce Sarce Rumbiak, Jumat, 1 Oktober 2021.

Mama Erna dan Mama Sarce sudah lama berjualan untuk menghidupi keluarga mereka. Sejak mendengar Papua menjadi tuan rumah PON XX, harapan mereka hanya satu. Banyak orang yang datang ke Papua, bisa membeli barang-barang jualan mereka.

Baca Juga:

Seperti penyelenggaraan PON di tempat lainnya, rata-rata sekitar tiga minggu, tuan rumah penyelenggara dibanjir atlet dan ofisial yang hadir bertanding, sepekan sebelum pembukaan.

Editor: Mish
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Seorang Penambang Tradisional di Timika Tewas Disambar Petir
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Baca Juga