Mengingat Masa Lalu, Lemasko Bakal Hadiri Ulang Tahun Kota Tua Fakfak ke 122

Ketua Lemasko, Gregorius Okoare dan Tokoh Kamoro/Mimika Wee, Dominggus Mitoro serta masyarakat Kamoro/Mimika Wee saat menggelar jumpa pers, Rabu malam (9/11/2022). (Foto: Saldi/Seutarpapua)
Ketua Lemasko, Gregorius Okoare dan Tokoh Kamoro/Mimika Wee, Dominggus Mitoro serta masyarakat Kamoro/Mimika Wee saat menggelar jumpa pers, Rabu malam (9/11/2022). (Foto: Saldi/Seutarpapua)

TIMIKA | Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) akan memberangkatkan perwakilan masyarakat Suku Kamoro atau Mimika Wee untuk meramaikan hari jadi Kota Fakfak ke 122 yang jatuh pada 16 November 2022.

Pihak Lemasko menyatakan akan mengirim 30 orang perwakilan masyarakat Suku Kamoro untuk memenuhi undangan Bupati Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Untung Tamsil.

Tokoh Kamoro  Dominggus Mitoro yang juga merupakan Ketua Badan Pembina (BP) Lemasko mengatakan, undangan Bupati Fakfak kepada masyarakat Kamoro/Mimika Wee merupakan hal yang luar biasa, bahkan merasa bangga dan salut kepada Bupati Fakfak Untung Tamsil.

Dominggus Mitoro menganggap bahwa undangan Bupati Fakfak kepada Mimika ini, sebagai ajang untuk bernostalgia atau kembali mengingat masa lalu. Yangmana menurut dia, sejarah Mimika dan masyarakatnya terkhusus Suku Kamoro tidak terpisah dari Fakfak.

“Dulu sejak zaman Belanda kita bersatu, tapi sejak tahun 1996 kita berpisah. Sehingga ini merupakan satu sejarah bagi kita semua, Kabupaten Mimika, dan khusus orang Mimika, orang Kamoro yang diundang,” kata Dominggus Mitoro saat menggelar jumpa pers di Kantor Otomona, Rabu (9/11/2022) malam.

“Kita mengingat masa lalu. Apa yang terjadi dulu. Sehingga kami juga merasa bangga bahwa kita akan pergi lihat kota tua kita, yaitu Kota Fakfak,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Lemasko, Gergorius Okoare atau yang kerap disapa Gery, menyampaikan bahwa undangan Bupati Fakfak tidak hanya kepada Lemasko, melainkan juga kepada Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) dan Pemkab Mimika.

Informasi yang diperoleh pihaknya, perwakilan masyarakat Amungme yang akan menghadiri undangan tersebut juga diperkirakan 30 orang. Sementara dari Pemkab Mimika dipastikan Plt Bupati Johannes Rettob juga akan menghadiri undangan itu.

“Bapak Plt Bupati sudah pernah kita rapat koordinasi. Bahkan Pemkab Mimika malah sudah ada koordinatornya di sana, bahwa dari Mimika ada yang sudah duluan di sana, sudah ada panitianya dari Plt Bupati,” kata Gery.

Dikutip dari berbagai sumber, Fakfak terkenal dengan berbagai sebutan, yakni sebagai Kota Tua, Kota Sejarah dan Kota Perjuangan.

Fakfak dikenal sebagai Kota Tua karena keberadaanya telah disebutkan sejak lama. Beberapa masehi silam hingga di masa Kerajaan Majapahit, dalam kitab klasik Negara Kertagama (1365 M) menyatakan sejumlah nama daerah yang terletak di bagian Timur Indonesia, yakni nama Wwanin, Sran dan Timur. Wwanin menurut ahli Jawa Kuno adalah nama lain Daerah Onin (Jazirah Onin) di Fakfak, hingga saat ini menjadi kabupaten tertua di Tanah Papua.

Disebut sebagai kota sejarah dan perjuangan karena memiliki sejarah perjuangan masa lalu yang dibuktikan dengan banyaknya peninggalan di zaman perang dunia II.

Kota Fakfak Negeri para Raja-Raja hingga kini masih eksis menjalankan kerajaannya, Fakfak adalah kota tua penuh dengan balutan sejarah peradaban Papua dan memiliki semboyan ‘Satu Tungku Tiga Batu’.

Sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1969 tentang pembentukkan Provinsi Otonomi Irian Barat, Kabupaten Fakfak merupakan salah satu kabupaten dari 9 kabupaten definitif di Irian Barat yang di bentuk pada waktu itu.

Hingga saat ini, terjadi proses pertumbuhan dan pemekaran wilayah provinsi maupun kabupaten secara pesat.

Akibat pemekaran wilayah maka Kabupaten Fakfak saat berada di wilayah Provinsi Papua Barat telah melahirkan 2 (dua) kabupaten pemekaran yakni Kabupaten Mimika dan Kabupaten Kaimana.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Anya Fatma
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.