Meski Pandemi, Target Imunisasi 1 Puskesmas Deiyai Justru Tercapai

Tenaga kesehatan di Puskesmas Waghete, Deiyai sedang memberikan imunisasi pada anak balita. (Foto: Ist)
Tenaga kesehatan di Puskesmas Waghete, Deiyai sedang memberikan imunisasi pada anak balita. (Foto: Ist)

TIMIKA | Meskipun Pandemi Covid-19 hingga akhir tahun 2020 ini belum juga berakhir, namun ternyata tidak menyurutkan pelayanan kesehatan esensial di kabupaten-kabupaten di Papua.

Seperti di Deiyai misalnya, meskipun dalam masa Pandemi Covid, justru salah satu Puskesmas di Deiyai berhasil mencapai target nasional.

“Ada satu puskesmas yang masuk target nasional 95 persen, yaitu Puskesmas Damabagata, Distrik Tigi Timur. Padahal yang lalu-lalu di Deyai tidak pernah ada puskesmas yang masuk target nasional,” kata Kabid P2P Dinas Kesehatan Deiyai Hosea Pigome saat dihubungi seputarpapua.com, Kamis (10/12/2020).

Hosea menjelaskan, di Kabupaten Deiyai sebagian besar masyarakat masih tidak menganggap Covid-19 sebagai penyakit berbahaya. Bahkan masyarakat menganggap Covid-19 bukanlah penyakit masyarakat Papua. Hal itu salah satu sebab mengapa masyarakat masih mau ke posyandu

“Karena tidak takut itu, ibu-ibu tetap bawa anak ke posyandu. Meskipun akhirnya mereka tidak patuh protokol kesehatan. Tapi kami dari pemerintah selalu mengajak mereka untuk terapkan protokol kesehatan seperti pakai masker. Tapi ya itulah, masyarakat ada yang mengerti, tapi ada juga yang tidak,” jelasnya.

Hosea menyatakan, berhasilnya salah satu puskesmas dari 10 puskesmas di Deiyai yang mencapai target imunisasi juga tidak terlepas dari peran Dinkes Deiyai yang terus melakukan sosialisasi. Terlebih Dinkes Deiyai dibantu oleh UNICEF mendorong keberhasilan imunisasi.

IKLAN-TENGAH-berita

“Dengan sosialisasi akhirnya sebagian pikiran masyarakat sudah terbuka. Jika anaknya tidak ikut sosialisasi, berarti orang tuanya yang rugi. Kami juga sudah buat tim, untuk jalankan imunisasi di lapangan. Apalagi tahun ini dari UNICEF yang membantu beberapa puskesmas,” terangnya.

Hosea menambahkan, selain satu puskesmas mencapai target nasional, ada tiga puskesmas lain yang capaian imunisasinya cukup tinggi dengan kisaran 60-80 persen.

Ketiga puskesmas itu adalah Puskesmas Waghete, Kokobaya, Tenedagi, Hosea mengatakan, keberhasilan itu bukanlah tanpa kendala yang dialami pihaknya. Dimana saat ini pihaknya kekurangan tenaga di lapangan dan dukungan dana. Ditambah lagi masih banyaknya masyarakat yang belum sadar pentingnya imunisasi.

“Total puskesmasi di Deiyai ada 10 dan baru 4 puskesmas yang capaiannya cukup bagus. Karena di sini perilaku masyarakat, orang tua menganggap tiap anaknya sehat, jadi tidak mau imunisasi. Mudah-mudahan tahun depan kalau ada dukungan dana, kami ingin terus turun ke lapangan sosialisasi langsung pada masyarakat,” pungkasnya.

 

Reporter: NIA
Editor: Misba Latuapo

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar