Milad ke-2, Maswali Salurkan Bantuan Sembako ke Yatim Piatu dan Dhuafa

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
SALURKAN | Komunitas Maswali melakukan penyaluran paket bantuan sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Timika. (Foto: Saldi/SP)
SALURKAN | Komunitas Maswali melakukan penyaluran paket bantuan sembako kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Timika. (Foto: Saldi/SP)

TIMIKA | Komunitas Mafia Sholawat dan Warga Peduli atau yang dikenal dengan singkatan Maswali, memperingati hari jadinya (milad) yang ke-2 dengan menyalurkan bantuan sembako kepada yatim piatu dan kaum dhuafa di Kabupaten Mimika, Papua.

Peringatan milad Maswali dilaksanakan di basecamp Maswali, jalan Serui Mekar, Timika, Minggu (10/1/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan secara sederhana itu dilanjutkan dengan penyaluran paket sembako yang diikuti oleh anggota komunitas Maswali di Timika.

Maswali lahir pada 1 Januari 2019 dan memiliki moto “Satu bulan mencari (bekerja), satu hari berbagi”.

Di peringatan milad ke-2 di tahun 2021 ini, minggu pertama di bulan pertama 2021 Maswali menyalurkan bantuan paket sembako kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang berada disekitaran kota Timika.

Sedikitnya ada 105 paket bantuan sembako yang total isinya senilai 305 ribu rupiah, dikemas dalam bentuk paket berisi beras, mie instan, minyak goreng, gula hingga sabun.

Penasehat Maswali, Imam Mawardi mengatakan, lahirnya Maswali dari adanya hikmah perayaan tahun baru. Di mana, yang notabene setiap perayaan malam pergantian tahun identik dengan kegiatan menghambur-hamburkan uang, seperti membeli kembang api untuk di bakar.

Akhirnya anggota komunitas ini mencoba untuk bagaimana uang itu dapat digunakan untuk hal-hal bermanfaat bagi orang lain, salah satunya dikumpul untuk membeli sembako lalu disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

“Alhamdulillah ini adalah milad yang ke dua, alhamdulillah kita bisa mengumpulkan dana sekitar 45 sampai 50 juta. Itu adalah berkat sumbangsih daripada donatur yang ada di kabupaten Mimika, yang kurang lebih ada 130 anggota dalam grup kita,” kata Imam.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga