Mimika Butuh Tempat Rehabilitasi Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Mimika, Kompol Mursaling (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Mimika, Kompol Mursaling (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Mimika, Kompol Mursaling menjelaskan saat ini banyak orang tua yang ingin anaknya melakuman rehabilitasi di BNN.

Terhitung hingga bulan ini, sebanyak 17 orang yang bukan hanya remaja namun juga orang dewasa ingin melakukan rehabilitasi. Kini mereka sementara menjakankan proses rehabialiti.

“17 itu tidak semua pelajar tapi ada juga sudah putus sekolah kemudian ada juga yang diatas 18 tahun. Termasuk juga yang menjalankan hukuman dalam proses kasus karena ada yang pecandu dan ada juga melakukan trasaksi jual, memiliki menguasai dan membawa jenis narkotika, baik itu sabu, ganja dan tembakau sintetis,” jelasnya Jumat (18/11/2022).

Langkah rehabilitasi yang dilakukan oleh BNN hanya melakukan rawat jalan dan ada juga tahun pada tahun 2021 lalu BNN menangani pasien rawat inap namun dirujuk ke rumah sakit jiwa Jayapura.

“Kami BNN tentunya melaksanakan tugas dan fungsi untuk melakukan sosialisasi pembinaan dan memberikan edukasi kepada seluruh elemen masyarakat baik lingkungan sekolah, masyarakat lainnya, tokoh agama, ormas dan lainnya,” ungkapnya.

Dengan banyaknya permintaan rehabilitasi, Mursaling mengatakan sangat perlu di Mimika memiliki tempat rehabilitasj narkoba.

“Melihat dengan adanya pasien pasien kita pecandu ataupun pengguna yang sudah ada beberapa orang menggunakan, saya pikir itu sangat perlu bagaimana itu agar supaya bisa dipulihkan kembali jadi tidak perlu jauh-jauh seperti di Jayapura atau di Makassar atau Jakarta,” terangnya.

Mengenai siapa yang membantu dalam pembangunan, Mursaling menjelaskan pihaknya akan mencoba untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Dikatakan BNN merupakan instansi vertikal dan bertugas di Mimika untuk melakukan pembinaan, pencegahan dan pemberantasan adanya pengguna dan peredaran narkoba.

“Kami berterimakasih kepada pemerintah yang sudah meminjamkan sarana dan prasarana kepada BNN untuk dijadikan kantor sekarang sehingga bisa berjalan, Seandainya jika berkenan, harapan kami bisa dibangunkan tempat rehabilitasi dan kantor BNN oleh pemerintah setempat,” pungkasnya.

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang
editor : Felix

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.