Mimika dan Kota Jayapura Daerah Transmisi Lokal Penyebaran COVID-19 di Papua

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Timika, Reynold Ubra
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Timika, Reynold Ubra

TIMIKA | Kabupaten Mimika dan Kota Jayapura dipastikan menjadi daerah di Papua yang telah terjadi transmisi lokal atau penularan virus corona baru (COVID-19) antar orang di wilayah itu.

Transmisi lokal dibuktikan dari penyelidikan epidemiologi bahwa telah terjadi penularan dari kasus positif generasi kedua kepada generasi ketiga. Seorang carrier (pembawa) virus dari luar dan menularkan pada orang di dekatnya, merupakan generasi pertama.

“Kita perlu melakukan studi epidemologi untuk memastikan apakah telah terjadi transmisi lokal atau penularan antar orang di daerah,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule, Sabtu (11/4).

dr. Sumule mengatakan, transmisi lokal COVID-19 telah terjadi di Kota Jayapura saat ini, setelah ditemukan sejumlah kasus positif yang terpapar dari penderita lain (generasi kedua) di wilayah tersebut.

“Dari studi epidemiologi Satgas COVID-19 Bidang Kesehatan Provinsi Papua, kami bisa menyatakan bahwa sudah terjadi transmisi lokal,” jelasnya.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Mimika Reynold Ubra, juga memastikan bahwa sejumlah kasus baru ditemukan di daerah itu merupakan transmisi lokal.

IKLAN-TENGAH-berita

“Dan sebenarnya kita sedang memperhitungkan tempat isolasi yang dipersiapkan oleh Pemda Mimika,” katanya.

Sejauh ini tercatat 19 kasus positif di Mimika. Kasus generasi pertama masuk dalam beberapa klaster, antaralain klaster Lembang, Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Dari sejumlah kasus, penyelidikan epidemiologi menyimpulkan telah terjadi transmisi lokal dan ditemukan kontak sebanyak 400 orang.

“Hanya saja, kami belum bisa untuk melakukan tes secara awal atau lebih dini kepada 113 ODP (orang dalam pemantauan) dan 195 OTG (orang tanpa gejala),” kata Reynold.

Oleh karena itu, mewakili Pemkab Mimika Reynold benar-benar meminta kebijaksanaan seluruh warga untuk tetap tinggal di rumah dan menjaga jarak fisik, untuk memutus rantai penularan antar orang.

“Tren atau pola penemuan kasus, ini baru naik, baru ada di lereng, belum sampai ke puncak. Mestinya, dengan tetap tinggal di rumah, dengan tetap menjaga jarak fisik, ini dapat mengurangi penyebaran,” imbuhnya.

Sekali lagi, Reynold mengingatkan bahwa menjaga jarak antarorang dan menghindari tempat-tempat berisiko seperti kerumunan, adalah satu-satunya cara untuk memutus rantai penularan virus mematikan ini.

“Jaga jarak antara orang per orang, kemudian tetap melakukan karantina sehat di rumah, ini dapat mengendalikan. Kami mohon kebijaksanaan masyarakat Mimika. Kita sekarang sudah transmisi lokal,” pungkasnya.

 

Reporter: Sevianto
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar