Mimika Sementara Tanpa DPRD, Bupati Jelaskan Proses Penyelesaiannya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Gedung DPRD Kabupaten Mimika (Foto: Saldi/Seputarpapua)
Gedung DPRD Kabupaten Mimika (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng menjelaskan, terkait polemik yang sementara terjadi di lingkup Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD).

Bupati Mimika mengatakan, jika ada yang mengatakan bahwa SK pengaktifan kembali DPRD Mimika sudah ada di tangan Bupati itu tidaklah benar.

Kemudian Bupati juga menyayangkan aksi pemalangan yang dilakukan di Kantor DPRD Mimika.

“Jadi sekarang SK itu sudah ada di provinsi tapi dia (pihak provinsi) tidak berani serahkan ke kami karena kami belum bayar kompensasi teman teman DPRD lama,” kata Bupati ketika diwawancarai di Hotel Grand Mozza, Rabu (8/9/2021).

Bupati menjelaskan saat ini DPRD dalam posisi kosong atau tidak ada DPRD lama maupun baru.

“Tidak ada DPRD di sini sementara, jadi kalau mereka desak desak itu dengan dasar apa kami mau bayar yang saling gugat menggugat itu. Anggaran kami sudah anggarkan di (APBD) Perubahan,” ungkapnya.

Syarat bayar hak DPRD lama, kata Bupati tidak semudah yang dipikirkan.

Harus melibatkan pihak lain seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Inspektorat dan Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri.

“Jadi tidak hanya ambil persetujuan dari BPK Provinsi baru kami jalankan,” ujarnya.

Kemudian, BPK juga sudah menyampaikan bahwa 9 orang DPRD lama yang sudah terpilih menjadi DPRD baru tidak bisa dibayar.

“Kalau dibayar berarti mereka dapat dobel. Artinya kalau mereka kena kita yang pemberi kita kena juga. Jadi bukan kita tutup mata, saya sebagai Bupati lalu asal kasih itu tidak bisa,” ungkapnya.

Sehingga yang nantinya dibayarkan adalah 23 orang DPRD yang lama periode 2014 – 2019.

Namun bayarnya juga yang diperbolehkan hanya gaji pokok saja bukan tunjangan-tunjangan lainnya.

Prosedur pembayaran juga masih menunggu surat dari BPK Provinsi. Yang saat ini sudah ditindaklanjuti.

“Mereka juga sudah informasikan ke kita bahwa mereka juga harus laporkan ke pusat lagi, mereka sendiri yang bawa ke Jakarta, Setelah dari sana perintahkan dan setuju nama yang dibayar baru kita bayar, uangnyakan sudah siap,” ujarnya.

Anggaran yang akan digunakan untuk membayar DPRD lama menggunakan APBD – Perubahan.

“Sebenarnya kita kemarin anggarkan itu 23 miliar tapi itu perhitungan ada 9 orang termasuk 35 orang. Tapi ternyata disitu tidak boleh dibayar yang 9 orang lama, lalu tunjangan lain juga tidak boleh. Tapi nominalnya sudah siap 23 miliar,” ujarnya.

Saat ini DPRD mengalami kekosongan sehingga tidak bisa dilakukan pembahasan APBD – P.

Bupati saat ini masih menunggu surat dari BPK dan menunggu untuk nantinya pembahasan APBD – P gunakan Peraturan Bupati (Perbup) yang saat ini sudah dipersiapkan.

Dimana untuk membahas APBD – P gunakan Perbup harus menunggu 60 hari.

“Jadi kita tunggu waktu mulai dihitung dari 30 Juli sampai dengan 30 September kalau sudah selesai dalam 60 hari maka otomatis kita buat Perbup,” jelas Bupati.

Kemudian SK untuk mengaktifkan kembali DPRD akan dilaksanakan setelah selesai penyelesaian pembayaran hak DPRD lama.

“SK sudah siap kalau kita lapor bahwa pembayaran sudah selesai, tidak ada masalah, nah itu baru mereka (provinsi) kasih kita SK. Karena SK itu bukan urusan saya, itu ada bagian teknisnya, intinya mereka sudah sampaikan bahwa SK sudah siap,” ujarnya.

Setelah ada SK, maka DPRD yang akan menjalankan tugas akan dikukuhkan kembali.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Mish
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
LIVE - PENGUKUHAN EXCO DAN PELANTIKAN PENGURUS ASKAB PSSI MIMIKA PERIODE 2019-2023
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Tuntut Pertanggungjawaban, Warga Korban Kecelakaan Tutup Jalan Cenderawasih Timika
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Jelang Peparnas, Papua Siap Jadi Tuan Rumah yang Baik
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Sukseskan Peparnas XVI Papua 2021
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Ada Joker di Laga Estafet PON XX Papua
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Wajah di Balik Kangpho dan Drawa PON XX
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Pecahkan Rekor Berusia 21 Tahun, Atina Dulang Emas Lempar Lembing Putri PON XX Papua
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari  400 M Gawang Putri
Meski Cedera, Alvin Tehupeiory Tambah Emas untuk Maluku dari 400 M Gawang Putri
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Kalahkan Bali, Tim Basket Putri Jatim Raih Medali Emas
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Odekta Elvina Naibaho, Persembahkan Medali Emas Terakhirnya di PON XX Papua
Baca Juga