Mulai Hari ini Harga Tes PCR di RSUD Mimika Rp300 Ribu

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dr Antonius Pasulu.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dr Antonius Pasulu.

TIMIKA | Mulai hari ini, Kamis (28/10/2021) harga tes polymerase chain reaction (PCR) di Mimika turun dari Rp525 ribu menjadi Rp300 ribu.

Direktur RSUD Mimika dr. Antonius Pasulu mengatakan, hal ini menindaklanjuti Intruksi Presiden RI Joko Widodo, yang meminta agar harga PCR diturunkan yang dilanjutkan Menteri Kesehatan, dengan keluarnya Surat Edaran (SE) Kemenkes nomor: HK 02.02/1/3843/2021 tentang batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR.

Dalam surat edaran tersebut menerangkan, untuk tarif tes RT-PCR di Pulau Jawa dan Bali Rp275 ribu. Sementara untuk luar Pulau Jawa dan Bali Rp300 ribu.

“Dari surat edaran tersebut, maka mulai hari ini kami sudah berlakukan tarif tes RT-PCR sebesar Rp300 ribu,” kata Dokter Anton saat dikonfirmasi melalui pesan instannya, Kamis.

dr Antonius menjelaskan selama ini kuota pelayanan tes PCR di RSUD hanya untuk kuota 40 orang. Namun itu juga fleksibel, dalam arti pihkanya memprioritaskan pasien dan kontak erat.

“Dengan demikian, kalau jumlah pemeriksaan untuk pasien dan kontak erat berkurang, maka kuotanya dialihkan ke pelaku perjalanan,” jelasnya.

Kata dia, pelayanan swab RT-PCR untuk pelaku perjalanan dibuka mulai Senin sampai Sabtu pukul 07.00 WIT, sementara hari Minggu dan tanggal merah libur.

Pendaftaran hanya melalui sistim online dengan link  https://bit.ly/pcr_Rsudmimika.

“Misalnya daftar hari ini, hari ini juga bisa tes tapi terdaftar harus sebelum jam 12.00 karena jam pelayanan atau pengambilan sampel jam 09.00 sampai jam 12.00 WIT,” kata Anton.

Saat hendak melakukan tes PCR, harus membawa fotocopy KTP satu lembar untuk diserahkan ke petugas laboratorium.

“Hasilnya tergantung, paling cepat 1 hari, paling lambat 3 hari sudah keluar. Hasil bisa dicek melalui aplikasi peduli lindungi pukul 10.00 WIT atau bisa diambil di laboratorium pukul 10.00 WIT,” jelas Anton.

Petugas juga akan mengirimkan hasil melalui SMS ataupun ditelfon langsung.

Perlu diketahui, perubahan tarif tes RT-PCR yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo ini bertujuan, agar semakin banyak masyarakat mau melakukan tes PCR dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Ini Penjelasan Kemenkes

Sementara dikutip dari laman https://sehatnegeriku.kemkes.go.id menerangkan, pemangkasan tarif dari yang sebelumnya Rp495 ribu untuk Pulau Jawa dan Bali dan Rp525 ribu untuk luar Pulau Jawa dan Bali ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Hasil pemeriksaan RT-PCR dengan menggunakan besaran tarif tertinggi tersebut dikeluarkan dengan durasi maksimal 1 x 24 jam dari pengambilan swab,” kata Dirjen Pelayanan Kesehatan pada Kemenkes Prof. dr. Abdul Kadir.

Abdul Kadir mengatakan, sebelumnya Kemenkes telah melakukan evaluasi bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan melalui perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan RT-PCR, yang terdiri dari komponen-komponen berupa jasa pelayanan/sumber daya manusia (SDM), komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, overhead, dan komponen biaya lainnya yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.

“Kami mohon agar semua fasilitas pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, laboratorium, dan fasilitas pemeriksaan lainnya yang telah ditetapkan oleh menteri dapat mematuhi batasan tarif tertinggi RT-PCR tersebut,” ujarnya.

Jika ada lab yang tidak mengikuti harga yang ditetapkan pemerintah, maka akan dilakukan pembinaan melalui dinas kesehatan kota/kabupaten. Lab yang tidak memenuhi ketentuan juga dapat diberikan sanksi hingga penutupan dan pencabutan izin operasional lab.

“Kami meminta kepada dinas kesehatan daerah provinsi dan dinas kesehatan daerah kabupaten/kota untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan batas tarif tertinggi untuk pemeriksaan RT-PCR sesuai kewenangan masing-masing,” ujar Abdul Kadir.

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Kasus Pencurian di Mimika Dominasi Tahun 2021
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Pemkab Mimika Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun 2021-Tahun Baru 2022
Kaleidoskop Papua 2021   Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Kaleidoskop Papua 2021 Rangkaian Peristiwa Sepanjang Tahun 2021 di Papua
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Warga di Mimika Ikut Vaksinasi dapat Sepeda Motor
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Kepolisian Mimika Sita Ribuan Petasan dari Pedagang Eceran Tak Berizin
Baca Juga