Musorprov KONI Papua Tahun 2022, Gubernur: Hasilkan Atlet Dunia dari Papua

Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe membuka musyawarah olahraga provinsi KONI Papua. (Foto: Vidi/Seputarpapua)
Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe membuka musyawarah olahraga provinsi KONI Papua. (Foto: Vidi/Seputarpapua)

JAYAPURA |  Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua secara resmi dibuka oleh Gubernur Lukas Enembe, Senin (13/6/2022) di Aula Lukmen Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II, Kota Jayapura.

Gubernur Lukas Enembe mengatakan bahwa keberhasilan KONI Papua dan pengurus cabang olahraga dapat diukur dari hasil prestasi atlet-atlet Papua dalam pencapaian medali emas di berbagai event Nasional, sedangkan keberhasilan prestasi Provinsi Papua didapatkan dari perencanaan kerja, evaluasi dan tata kelola yang baik dari sebuah organisasi olahraga.

“Untuk itu pemilihan ketua umum KONI Papua dalam Musorprov periode 2022-2026, saya imbau kepada peserta agar memilih orang-orang yang tepat supaya mengantarkan kontingen Papua mencapai prestasi di PON berikutnya karena KONI merupakan mitra pemerintah untuk urus olahraga karena tahun ini kita telah menetapkan Papua itu Provinsi olahraga,” kata Gubernur Lukas Enembe.

Gubernur Lukas Enembe juga menegaskan bahwa ditetapkannya Papua sebagai Provinsi Olahraga bukan hanya semata, namun dapat dibuktikan dengan prestasi olahraga yang membanggakan.

“Jangan kita buat Provinsi olahraga tapi tidak hasilkan apa-apa itu persoalannya. Saya berpesan jangan jadi pengurus KONI untuk cari makan, jangan dinsini. KONI bukan tempat cari makan, tapi mengembangkan prestasi bagi atlet-atlet kita,” tegasnya.

Terlebih dalam mempersiapkan diri jelang PON ke-XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.

“Saya berharap PON Aceh-Sumut tahun 2024 sudah di depan mata, kalau kita pertahankan apa yang sudah dicapai di PON XX, maka kita pasti dihormati. Ini tugas KONI Papua, saya sarankan terus tingkatkan program latihan, evaluasi, penataan program lebih terukur, sport sains diterapkan agar atlet-atlet kita bisa bersaing di Nasional dan Internasional, juga dapat mempertahankan peringkat 4 besar PON sebelumnya untuk PON Aceh-Sumut,” tuturnya.

Sementara, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengungkapkan bahwa Musorprov KONI Papua tahun 2022 ini menjadi bagian penting untuk menentukan prestasi atlet-atlet Papua dan Indonesia di masa mendatang. Sehingga diharapkan hasil dari Musorprov mendapatkan pemikiran strategis yang menjadikan Papua sebagai Provinsi olahraga.

“Provinsi Olahraga itu maknanya sangat besar, karena dari Provinsi Papua ini harus lahir atlet-atlet sekelas Nasional dan dunia. Saya berharap dengan memanfaatkan venue-venue Internasional yang sudah dibangun, pelatnas Indonesia bisa dilaksanakan di Papua karena aset itu sangat berharga dan tentunya harus dimanfaatkan untuk melahirkan atlet-atlet dunia,” ujarnya.

Sekretaris Umum KONI Papua Kenius Kogoya mengakui kesuksesan kontingen Papua di PON XX merupakan andil dari semua pihak, sehingga dalam Musorprov KONI dalam rangka evaluasi program KONI Papua selama 2018 – 2021, secara khusus pelaksanaan PON. Dimana hasil evaluasi dijadikan sebagai rujukan untuk menentukan langkah prestasi Papua dalam menyusun program dan kebijakan khusus, secara umum dalam mempersiapkan diri pada penyelenggaraan PON ke-XXI Aceh-Sumut.

“Salah satu tujuan dari pembinaan atlet untuk mewujudkan prestasi olahraga yang membanggakan di forum Internasional, membangun watak, mengangkat harkat dan martabat serta kehormatan bangsa, ikut serta mempererat, membina persatuan bangsa dan negara, serta memperkokoh ketahanan Nasional,” kata Kenius.

Pihaknya mengajak Musorprov KONI untuk mengevaluasi dan menyusun rencana kerja strategis dalam memantapkan langkah di PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024 agar Papua tetap mempertahankan peringkat 4 besar di 5 besar secara Nasional,” tandasnya.

reporter : Vidi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.