Musrenbang Distrik Kwamki Narama Hasilkan 147 Program Prioritas

Foto bersama pembukaan Musrenbang Distrik Kwamki Narama. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Foto bersama pembukaan Musrenbang Distrik Kwamki Narama. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Distrik Kwamki Narama menghasilkan 147 program prioritas dari 1 kelurahan dan 9 kampung.

Kegiatan dibuka oleh Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Astra Mimika Hendritte Tandiyono juga dihadiri Kepala Bappeda Mimika Yohana Paliling, Kepala Dinas PUPR Robert Mayaut dan Sekretaris Dinas Koperasi Winny Matulessy.

Musrenbang yang mengusung tema Percepatan Pembangunan Insfrastruktur Dasar Dalam Meningkatkan Produktivitas Perekonomian Yang Berkelanjutan di Kabupaten Mimika itu berlangsung di salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso, Timika, Kamis (10/3/2022).

Hendritte Tandiyono dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan musrenbang tahun 2022 ini adalah musyawarah tahunan yang diselenggarakan untuk membahas kepentingan dari rakyat dalam hal pembangunan.

Pembangunan sendiri merupakan suatu proses transformasi atau perubahan dari kondisi aktual yang dirasakan masih kurang kepada kondisi ideal yang di harapkan dapat di penuhi.

Menurutnya, pembangunan juga harus diawali dengan perencanaan yang terarah, cermat serta terukur sesuai aspirasi dan tuntutan masyarakat.

“Perubahan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik itu melalui pengadaan prasarana, penciptaan atau penataan struktur,” kata Hendritte saat membaca sambutan Bupati Mimika Eltinus Omaleng.

Ia mengatakan, musrenbang distrik merupakan wadah musyawarah antara para pemangku kepentingan di tingkat distrik untuk bersama-sama membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas, yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan kelurahan atau kampung di distrik, yang di integritaskan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah distrik.

Tujuan penyelengaraan musrenbang RKPD kabupaten di distrik, antara lain membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan kelurahan dan kampung yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah distrik.

“Saya berharap musrenbang ini dapat menghasilkan usulan-usulan dari keputusan bersama yang memprioritaskan kebutuhan kesejahteraan masyarakat yang berdampak baik, sehingga masyarakatpun dapat merasakan perubahan dan manfaat sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

Kepala Bappeda Mimika, Ir Yohana Paliling mengatakan, infrastruktur di suatu wilayah jika sudah baik maka pelayanan yang akan diterima juga lancar.

Dijelaskan, infrastruktur bukan hanya jalan dan jembatan tetapi termasuk ketersediaan telekomunikasi, penerangan listrik, air minum bersih dan sanitasi yang diluar urusan wajib lain di bidang pendidikan, kesehatan dan peningkatan pengembangan ekonomi masyarakat.

“Bupati sangat konsen bangun infrastruktur karena memang itu sangat vital. Kalau jembatan atau dermaga tidak ada susah sekali untuk bisa ke suatu wilayah karena butuh waktu lama dan biaya besar tapi kalau ada maka mau kemana-mana lancar dan mengurangi biaya sehari-hari,” tutur Yohana.

Biaya pembangunan infrastruktur memang besar tetapi sangat penting. “Untuk itu tim kami akan mendampingi semua untuk melihat apa yang menjadi usulan kampung dan kelurahan untuk tahun 2023. Nanti juga kita akan lihat tahun ini kegiatan apa yang sudah ada di Kwamki Narama,” tuturnya.

Sementara, Kepala Distrik Kwamki Narama, Betes Hence Suebu mengatakan, dari 14lebih banyak ke insfrastruktur ada 147 usulan program dan kegiatan.

“Jumlah usulan ini jika dibandingkan dengan usulan pada musrenbang sebelumnya lebih banyak usulan pada musrenbang kali ini,” tutur Hence.

Katanya, usulan ini juga belum dimasukkan dengan usulan yang tahun lalu, karena ini adalah usulan yang baru semua.

Ia mengatakan, bahwa kampung dan  program kegiatan yang diusulkan paling banyak ialah untuk pembangunan baik pendidikan maupun kesehatan.

Di bidang pendidikan ada kegiatan rehab ruang kelas di SD INpres Kwamki, sementara untuk bidang kesehatan ada penimbunan di Puskesmas uang rencananya akan dibuat lahan parkir.

“Kami dari distrik selalu kawal, kami tidak lepas tangan karena itu tanggungjawab distrik. Kalau distrik tidak kawal usulan ini dengan baik maka tidak ada hasilnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebanyak 29 program yang diusulkan di tahun 2021 akan direalisasikan di tahun 2022.

“Dari Disperindag ada pasar, Dinas PUPR ada pengaspalan dan tailing, dari Dinas Pendidikan juga ada rehab dua ruang kelas,” pungkasnya.

reporter : Anya Fatma

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.