00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Nama Kapolres Mimika dan Kasat Reskrim Dicatut untuk Minta-minta Uang

AKP. Burhanudin Yusuf Hanafiah
AKP. Burhanudin Yusuf Hanafiah

TIMIKA | Nama Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata dan Kasat Reskrim AKP M. Burhanudin Yusuf Hanafiah dicatut orang tidak bertanggungjawab guna mencari keuntungan.

Pelaku melakukan penipuan dengan meminta sejumlah uang kepada korban yang dalam kasus hukum agar dipermudah.

Kasat Reskrim AKP M. Burhanudin Yusuf Hanafiah, para pelaku merupakan jaringan penipuan yang selama ini telah melakukan aksinya baik di Jayapura maupun di Timika.

“Jaringan penipuan ini tidak hanya di Jayapura, tapi juga ada di Mimika. Kebanyakan pelaku ini melihat kasus-kasus di dunia maya (internet), khususnya kasus-kasus yang masih dalam proses awal,” kata Kasat Reskrim saat ditemui di Bandara Mozes Kilangin Timika, Rabu (18/3).

iklan_lokal_dalam_berita

Ia menjelaskan, beberapa waktu lalu ada laporan dari korban salah satu pemilik toko di Timika yang saat ini dalam proses hukum. Dimana, korban ditelepon oleh orang tidak dikenal yang mengatasnamakan dirinya (Kasat Reskrim) dan Kapolres Mimika.

Pelaku penipuan ini menghubungi korban dan menjanjikan akan membantu untuk meringankan kasus hukum yang tengah dialami dengan syarat menyerahkan sejumlah uang.

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelaku sebelum menghubungi korban, datang ke toko korban dan meminta nomor telepon pemiliknya.

“Saat kami selidiki, salah satu karyawan toko mengatakan ada seseorang yang menanyakan nomor telepon bu haji (pemilik toko),” ujarnya.

Nomor telepon yang sudah didapatkan tersebut, kemudian diberikan ke jaringan penipuan ini. Kemudian pelaku menghubungi korban, baik melalui pesan singkat maupun ditelepon secara langsung.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang memiliki masalah hukum, untuk tidak mudah mempercayai informasi dari orang yang tidak dikenal. “Lebih baik datang langsung ke Polres Mimika untuk menanyakan perkembangan kasusnya,”

“Saya imbau kepada masyarakat untuk tidak sembarang memberikan nomor telepon kepada orang yang tidak dikenal. Terlebih dapat informasi bahwa mengatasnamakan pejabat-pejabat. Lebih baik di cek langsung pada pihak-pihak terkait dan terpercaya,” ungkapnya.

Reporter: Mujiono
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar